get app
inews
Aa Text
Read Next : Roy Suryo Ajukan Praperadilan Usai Penahanan Ditangguhkan, Apa Objek Gugatannya?

Pengamat Sebut Efek Elektoral Jokowi Tak Akan Maksimal di PSI Jika Hanya Jadi Dewan Pembina

Selasa, 16 Juni 2026 | 21:15 WIB
header img
, Direktur Pusat Riset Politik Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Dr. Saiful Anam, menilai posisi Ketua Dewan Pembina tidak cukup strategis bagi Jokowi maupun bagi kemajuan PSI ke depan. Foto: Ist

Dosen pascasarjana Universitas Sahid Jakarta itu juga menilai bahwa kepemimpinan PSI saat ini masih belum optimal dalam membangun komunikasi politik yang kuat dengan masyarakat, termasuk dengan basis relawan Jokowi yang dikenal militan.

Ia menyoroti Ketua umum PSI, Kaesang Pangarep, yang dinilai masih membutuhkan pengalaman lebih dalam dunia politik. Selain itu, sejumlah elite partai lainnya juga dianggap belum mampu menjangkau komunikasi yang efektif dengan publik.

“Pendukung Jokowi dikenal sangat loyal dan militan. Mereka cenderung mengikuti arahan Jokowi secara penuh. Mereka tidak akan pergi ke barat kalau Jokowi menyuruh ke timur. Mereka ini akan tetap pergi ke utara jika Jokowi tidak menyuruh ke selatan. Artinya apa, relawan Jokowi ini adalah kekuatan politik besar yang seharusnya bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh PSI,” jelasnya.

Saiful Anam menambahkan, jika Jokowi hanya dijadikan simbol atau ikon partai tanpa memegang kendali penuh, maka potensi elektoral PSI tidak akan berkembang secara maksimal. Ia bahkan menilai PSI sulit meniru kesuksesan Partai Demokrat pada Pemilu 2009 jika strategi tersebut tetap dipertahankan.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut