Pukulan Maut Rising Star Kelas Berat, Moses Itauma Getol Nonton Duel Naseem Hamed
DEPOK, iNews Depok.id – Moses Itauma menjadi rising star tinju dunia kelas berat yang paling terang benderang. Salah satu keunggulannya adalah timing pukulan yang tepat, akurat dan tajam.
Ternyata pukulan maut terasah berkat Moses Itauma gemar menonton video duel-duel legenda tinju Inggris, Prince Naseem Hamed.
Moses Itauma memenuhi semua syarat untuk menjadi wajah tinju dunia kelas berat di masa mendatang. Ia calon terkuat pengganti superstar kelas berat, Oleksandr Usyk.
Usianya masih muda, 21 tahun. Postur tubuhnya ideal di kelas berat, 194 cm. Tak terlalu pendek dan tak terlalu tinggi.
Dari sisi wajah, Itauma juga sangat menjual sebagai bintang tinju. Wajahnya ganteng seperti legenda tinju Muhammad Ali. Ini berkat darah blasteran, ayahnya dari Nigera dan ibu Slovenia.
Tentu hal paling utama dari semuanya adalah skil bertinju. Meski masih sangat muda, skil bertinju Moses Itauma sangat mumpuni.
Moses mampu memberondong lawannya dari aneka sudut dan arah. Tak hanya sudut pukulan yang tajam, pukulannya cepat, keras dan akurat.
Menariknya, Moses Itauma memiliki mobilitas memukau di atas ring tinju. Ia mampu bergerak memutar dan maju mundur untuk memukul dan menghindari serangan lawan.
Skil tersebut diakui Moses Itauma berkat ia getol menonton duel-duel tinju Prince Nasem Hamed, petinju legenda Inggris ini dikenal memiliki pergerakan paling memukau sepanjang sejarah.
"Saya sering menonton Naseem Hamed. Satu video tentang dia bisa saya tonton hingga 50 kali,” kata Moses.
Moses Itauma mengaku sejak kecil petinju favoritnya adalah Prince Naseem Hamed. Meski memiliki gaya berbeda, Itauma menyebut menerapkan beberapa hal dari yang dilakukan Naseem Hamed.
“Saya memiliki gaya yang berbeda darinya tetapi saya mencoba menerapkan beberapa hal yang biasa dia lakukan,” kata Itauma.
Berbekal skil mumpuni, Itauma sudah menorehkan rekor istimewa 14 duel tanpa terkalahkan, 12 diantaranya menang KO. Tak tanggung-tanggung, Itauma mampu memukul KO mantan juara WBC Interim kelas berat, Dillian Whyte di ronde 1.
Padahal petinju sekelas Tyson Furry dan Anthony Joshua harus bersusah payah dan butuh lebih dari 5 ronde untuk mengalahkan Dillian White.
Editor : M Mahfud