Jarnas Prabowo-Gibran Ajak Publik Optimis Jaga Estafet Pembangunan di Tengah Tantangan Global
Mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta kehadiran Koperasi Desa Merah Putih yang sempat disorot, Nasarudin memberikan penjelasan bahwa segala sesuatunya masih dalam tahap proses dan evaluasi berkala. Menurutnya, program besar tentu membutuhkan waktu untuk mencapai hasil yang maksimal, namun manfaatnya sudah mulai terasa pada pergerakan ekonomi di tingkat bawah, khususnya bagi pelaku usaha kecil di sektor pangan yang mulai terlibat dalam rantai distribusi.
Di sisi lain, langkah tegas pemerintah dalam menertibkan lahan sawit dan tambang ilegal disebut sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi kekayaan alam demi kedaulatan bangsa. Nasarudin juga memberikan pandangannya terkait diplomasi luar negeri Presiden Prabowo yang cukup intens belakangan ini. Baginya, posisi Indonesia sebagai negara besar mewajibkan pemimpinnya untuk aktif membangun kepercayaan investor dan memperkuat posisi tawar di kancah internasional.
Menutup pernyataannya, Nasarudin menyampaikan bahwa kritik merupakan bumbu yang sehat dalam demokrasi, namun ia berharap masukan yang diberikan senantiasa bersifat membangun. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengedepankan semangat persatuan dan gotong royong agar agenda besar pembangunan Indonesia Maju dapat terwujud dengan harmonis.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar