Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kemendag Melaui Export Center Surabaya Fasilitasi Dua Pelaku UKM Tembus Pasar Internasional
Advertisement . Scroll to see content

Perajin Tahu dan Tempe di Jabodetabek Mogok Produksi

Senin, 21 Februari 2022 | 08:13 WIB
  • author Tim iNews
Perajin Tahu dan Tempe di Jabodetabek Mogok Produksi
Perajin tempe sedang berproduksi. Foto: Sindonews

JAKARTA, iNews.id - Ratusan perajin tahu dan tempe di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) mulai Senin (21/2/2022) ini hingga Rabu (23/2/2022) melakukan aksi mogok produksi akibat tingginya harga kedelai impor.

"Semua produsen sudah tutup. Kalau tidak ditutup akan di-'sweeping' oleh teman-teman kita juga, karena tutup ini serentak dilakukan," kata Ketua Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (Kopti) Jakarta Pusat, Khairun, seperti dikutip dari Antara, Senin (21/2/2022).

Ia menegaskan, mereka terpaksa melakukan aksi ini agar pemerintah cq Kementerian Perdagangan dapat melakukan intervensi atas harga kedelai impor yang saat ini mencapai Rp12 ribu/kg di tingkat perajin.

Normalnya, harga kedelai impor di tingkat perajin di kisaran Rp9.500 - Rp10 ribu/kg.

"Dengan harga Rp12 ribu/kg, kami tidak dapat untung, bahkan rugi. Kami ingin pemerintah mendengar. Konsumen juga mengetahui bahwa tahu tempe mahal karena bahan bakunya sudah naik," tegas Khairun.

Seorang perajin tahu tempe di Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat, Ahmad Abdullah, mengaku, aksi mogok produksi dilakukan karena sebagian besar konsumen keberatan kalau harga tempe dijual menjadi dua kali lipat dari harga biasa.

"Harga kacangnya melambung tinggi, harga jualnya juga tinggi, jadi susah. Orang-orang pada kaget beli tempe yang biasanya Rp5 ribu, sekarang Rp8 ribu, dan naik lagi jadi Rp10 ribu. Makanya, terpaksa berhenti dululah," jelasnya.

Abdullah berharap harga kacang kedelai bisa kembali stabil, sehingga mogok produksi tidak akan berlangsung lebih lama, dan konsumen mendapatkan harga tahu tempe yang wajar.

Editor: Rohman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut