Kematian Sutrimo Orang Dekat Eks Jampidsus Febrie, Keluarga Izinkan Ekshumasi dan Autopsi
BANYUMAS, iNews Depok.id – Perkembangan pengungkapan misteri kematian Sutrimo orang dekat eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Pihak keluarga izinkan petugas untuk melakukan ekshumasi dan autopsi jasad Sutrimo yang telah dikubur.
Keluarga almarhum Sutrimo akhirnya mengambil langkah hukum untuk mengungkap tabir penyebab kematian anggota keluarga mereka.
"Keluarga cuma minta kepastian hukum terkait penyebab kematian. (Spesifik kepastian hukum) wajar apa tidak, itu saja," kata Abdi keponakan Sutrimo, Sabtu (8/8/2026) malam usai membuat laporan di Polresta Banyumas, Jawa Tengah.
Abdi mengaku secara emosional pihak keluarga merasa berat hati dengan proses penggalian makam (ekshumasi) almarhum Sutrimo.
Kendati demikian, kata dia, demi bisa mengungkap kepastian penyebab kematian, keluarga akan kooperatif jika rencana tersebut harus dilakukan.
"Cuma ya kalau memang dari negara dibutuhkan buat autopsi atau kepastian itu, mau tidak mau ya harus diikuti," ujarnya.
Abdi menegaskan, langkah ini diambil semata-mata demi mendapatkan kepastian hukum. Pihak keluarga ingin mengetahui secara spesifik apakah kematian almarhum itu dikategorikan wajar atau terdapat unsur lain di baliknya.
Sutrimo ditemukan tewas pada hari Kamis, 23 Juli 2026 di halaman Mordent Aesthetic Clinic (Klinik Morden), Kebayoran Baru, Jakarta
Sutrimo kemudian dikuburkan pihak keluarga pada 23 Juli 2026 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Editor : M Mahfud