get app
inews
Aa Read Next : BISA! Model Sukses Penurunan Stunting, Kolaborasi Save the Children dan Nutrition International

Manfaatkan Tanaman Kelakai, SMPK KANAAN Banjarmasin Ciptakan Terobosan untuk Pencegahan Stunting

Sabtu, 18 November 2023 | 15:09 WIB
header img
Pencapaian ini merupakan kebanggaan bagi SMPK Kanaan Banjarmasin. Pada tahun 2022, sekolah ini juga meraih Juara Umum KIHAJAR STEM dengan produk skincare yang memanfaatkan nutrisi dari tanaman eceng gondok. Foto: Ist

JAKARTA, iNewsDepok.id - SMP Kristen (SMPK) Kanaan Banjarmasin, Kalimantan Selatan berhasil meraih Juara Umum Nasional KIHAJAR STEM 2023, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI). Hal ini diraih setelah berhasil melewati tahapan final yang dilaksanakan pada Jumat, 17 November 2023 di Gedung A Kemendikbudristek RI, Senayan, Jakarta.

Marvello Sunny Wijaya, Michael Frederick Sindunata, dan Alfanno Husodo yang merupakan siswa-siswa dari SMPK Kanaan Banjarmasin, berhasil melaju ke Babak Final KIHAJAR STEM 2023 dan meraih Juara Umum. 

Ketiganya berhasil meraih gelar juara tersebut dengan projek yang memanfaatkan tanaman Kelakai yang banyak ditemukan di daerah Kalimantan Selatan, untuk dapat mengatasi stunting yang marak terjadi pada populasi anak di Indonesia.

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak dibawah usia 5 tahun akibat kekurangan gizi kronis.

Pada kompetisi ini, ketiga siswa SMPK Kanaan Banjarmasin tersebut memilih tema Ketahanan Pangan dan Gizi didalam KIHAJAR STEM 2023. 

Dibawah bimbingan Andreas Febri Kris Kurniadi yang merupakan guru dari SMPK Kanaan, mereka memilih untuk meneliti manfaat dari tanaman lokal ‘Kelakai’ yang mudah ditemui dan cukup populer di wilayah Banjarmasin. "Kelakai pun kami pilih menjadi objek penelitian dan bahan yang dibawa untuk mengikuti lomba KIHAJAR STEM 2023,” ujar Andreas.

Diketahui bahwa tanaman Kelakai merupakan jenis paku-pakuan yang bernama lemidi (Stenochlaena palustris) dan dikenal dengan nama Kelakai di Kalimantan Selatan. 

Kelakai banyak ditemukan di pulau Kalimantan dan habitatnya di daerah tanah gambut, air tawar, dan hutan belukar. Kelakai memiliki dua jenis, warna merah dan warna hijau. 

Dari hasil penelitian, Kelakai memiliki kandungan zat besi dan vitamin C yang cukup tinggi, sehingga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi kasus stunting yang marak terjadi di Indonesia.

Editor : M Mahfud

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut