Kenali Tanda Silent Migraine, Berikut 4 Cara Mengatasinya

“Diperkirakan pemicu tersebut memicu reaksi berantai di otak yang mengarah pada pelepasan zat inflamasi, yang dapat menyebabkan sel saraf menjadi terlalu aktif. Ini bisa menyebabkan aura migrain tanpa sakit kepala,” ujar Dr. Natbony.
Teshamae Monteith, MD, FAHS, dari American Headache Society dan Kepala Divisi Sakit Kepala Universitas Miami Miller School of Medicine memaparkan gejala silent migraine yakni aura. Serangan ini paling umum bersifat visual dan mengakibatkan kilatan cahaya, bintik-bintik, pola atau kehilangan penglihatan.
Gejala lainnya adalah gangguan bicara atau bahasa, kelemahan, mati rasa, vertigo, dan ketidakseimbangan. Gejala lain sama dengan migrain biasa (dengan sakit kepala) menurut Gunung Sinai, di antaranya mual, pusing, dan kepekaan terhadap cahaya. Biasanya terjadi dalam tahap yang berbeda selama setiap episode.
Lamanya durasi silent migrain tergantung pada setiap orang. Berdasarkan Brain Center, sebagian orang mengalami silent migrain yang singkat selama beberapa jam, sementara ada juga yang berlangsung selama berhari-hari.
Secara umum, migrain dibagi menjadi empat fase, , menurut Dr. Natbony, tidak semua orang melalui empat fase tersebut. Berikut penjelasan mengenai empat fase migrain:
Editor : Kartika Indah Kusumawardhani