Video itu turut menampilkan pengakuan salah satu korban yang mengaku sudah datang jauh-jauh dari Sukabumi dengan harapan mendapat pekerjaan. Namun bukannya dipekerjakan, korban justru diduga dimintai uang sebesar Rp1,5 juta.
Menanggapi kabar viral ini, Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah membenarkan bahwa pihak kepolisian telah mengantongi informasi tersebut.
"Kami sudah mendapatkan informasi tersebut," ucap Iskandarsyah saat dihubungi wartawan, Kamis (3/9/2026).
Iskandarsyah menegaskan bahwa jajarannya bergerak cepat untuk mengusut dugaan penipuan loker bodong tersebut.
"Saat ini tengah dilakukan penyelidikan oleh tim kami," ujarnya.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
