Budi Hermanto menyatakan dari hasil pemeriksaan sementara, Saepul membuang kaki Kunaefi di ke aliran sungai.
"Untuk menghilangkan jejak, pelaku memutilasi tubuh korban pada bagian pangkal paha, membungkus jasad menggunakan plastik hitam dan karung, kemudian membuang tubuh korban di kawasan Tanah Merah, sedangkan potongan kedua kaki dibuang ke aliran sungai di wilayah Pitara, Pancoran Mas," kata Budi, Rabu (5/8/2026).
Saepul dan Kunaefi berkenalan di media sosial. Keduanya bertemu secara langsung di Cipayung.
"Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa Saepul (S) dan korban berkenalan melalui media sosial sebelum sepakat bertemu di sebuah kontrakan di wilayah Cipayung pada 23 Juli 2026," ujar Budi.
Budi tak merinci secara detail pertemuan keduanya. Menurutnya, ketika mereka bertemu terjadi cekcok.
"Pertemuan tersebut berujung cekcok hingga pelaku menusuk bagian perut dan menggorok leher korban menggunakan pisau," ujar Budi.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
