“Pelaku melakukan perbuatan tersebut karena awalnya sepeda motor yang dikendarai oleh korban spakbor belakangnya terasa ditabrak beberapa kali dari belakang oleh sepeda motor yang dikendarai oleh pelaku, sehingga korban menegur pelaku,” ungkapnya.
Bukannya menyelesaikan masalah secara damai, FRS yang emosinya tersulut akibat ditegur langsung melayangkan bogem mentah ke arah wajah korban berkali-kali dengan tangan kosong.
“Pelaku bukannya meminta maaf malah melakukan pemukulan terhadap korban,” imbuhnya. Akibat penganiayaan brutal tersebut, korban menderita cedera fisik pada wajahnya, di mana Nurma menjelaskan bahwa tindakan itu “Mengakibatkan korban mengalami memar (bengkak) dan terasa sakit pada bagian rahang sebelah kiri.”
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
