JAKARTA, iNews Depok.id – Maia Estianty sudah berumur setengah abad alias 50 tahun. Ia membagikan resep agar tetap sehat dan cantik untuk menunjang aktivitas padat sebagai selebritis papan atas.
Maia lahir di Surabaya, 27 Januari 1976. Statusnya kini bertambah sebagai seorang oma setelah memiliki cucu dari Al Ghazali.
Pada gelaran Jakarta Fair Kemayoran 2026 yang berlangsung Jakarta 11 Juni - 12 Juli 2026, Maia Estianty membagikan tips agar tetap sehat dan cantik di usia senja. Pada acara tersebut, Maia Estianty didaulat sebagai brand ambassador susu kambing herbal Etawalin.
Bahkan PT Etos Kreatif Indonesia (Ethos) produsen Etawalin meluncurkan Etawalin special limited edition kemasan Maia Estianty.
Maia mengungkapkan sering merasakan nyeri pinggang, nyeri lutut, nyeri tumit, sampai nyeri bahu yang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari saya. ”Seiring bertambahnya usia, saya semakin sadar bahwa kesehatan itu harus dijaga dari dalam dan dari luar,” kata Maia dalam keterangan, Rabu (1/7/2026).
Dari dalam, Maia mengaku selalu berusaha menjaga pikiran tetap positif, mengelola stres, dan menikmati hidup dengan bahagia. Dari luar, saya rutin berolahraga, mulai dari bersepeda, jalan kaki, hingga latihan penguatan otot (muscle training) agar tubuh tetap kuat dan bugar.
”Dari asupan gizi khusus, saya rutin mengkonsumsi Susu Kambing Herbal Etawalin 2 kali sehari sebagai bagian dari gaya hidup,” ujar Maia.
Maia menambahkan kesehatan adalah investasi agar bisa terus menikmati setiap momen berharga dalam hidup.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, spesialis neurologi dr. Lilir Amalini menekankan pentingnya menjaga kesehatan sendi dan tulang agar tetap aktif di segala usia.
Ia menjelaskan bahwa keluhan pegal linu dan nyeri sendi kini semakin banyak ditemukan pada kelompok usia produktif akibat pola hidup dan aktivitas sehari-hari yang kurang memperhatikan kesehatan sendi.
Menurut dr. Lilir, banyak orang menganggap nyeri sendi hanya terjadi karena faktor usia. Padahal kenyataannya aktivitas sehari-hari juga memiliki pengaruh yang besar.
”Kebiasaan duduk terlalu lama, kurang bergerak, membawa beban berat dengan posisi yang kurang tepat, hingga postur tubuh yang buruk saat bekerja dapat memberikan tekanan berulang pada otot dan sendi,” jelas dr. Lilir Amalini.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
