Iran dan AS Kembali Saling Serang, Gejolak Gopolitik Global Belum Mereda

Anton Suhartono / Mada Mahfud
Iran, Rabu (10/6/2026) menyerang sejumlah pangkalan Amerika Serikat di Timur Tengah seperti dilaporkan Korps Garda Revolusi Islam Iran. (Foto: Istimewa)

Kantor berita Tasnim melaporkan terdengar ledakan di beberapa kota bagian selatan Iran, seperti Sirik dan Minab, serta di Pulau Qeshm.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi menegaskan militernya akan membalas serangan AS. Dia menyebut tidak ada serangan AS yang akan dibiarkan begitu saja tanpa pembalasan. 

“Meski kalah di medan perang, AS memilih untuk menguji tekad kami. Angkatan bersenjata kami yang kuat tidak akan membiarkan serangan atau ancaman apa pun tanpa balasan,” kata Araghchi, dalam posting-an di media sosial X.

Serangan AS sendiri diklain Presiden Donald Trump sebagai aksi balasan setelah helikopter AH-64 Apache yang sedang patroli ditembak jatuh dekat Selat Hormuz. T

Komando Pusat (Centcom) AS menyatakan pasukannya memulai serangan pada Selasa pukul 17.00 EST.

"Misi ini merupakan tanggapan proporsional terhadap agresi Iran yang tidak dapat dibenarkan," bunyi pernyataan Centcom.

Editor : M Mahfud

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network