“Dengan berbagai inovasi tersebut, arus mudik dan arus balik dapat terpantau lancar, aman, dan terkendali. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara melalui Polri dalam memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan rasa aman dan nyaman,” tambahnya.
Pitra juga mengapresiasi komitmen Polri yang tidak berhenti setelah berakhirnya Operasi Ketupat. Mengingat masih terdapat sekitar 42,29% atau sekitar 1,4 juta kendaraan yang belum kembali ke Jakarta, Polri tetap melanjutkan pengamanan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret 2026.
Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan keseriusan Polri dalam memastikan keselamatan masyarakat tidak hanya saat puncak arus mudik, tetapi juga hingga seluruh masyarakat kembali ke tempat tujuan masing-masing.
“Ini adalah bentuk tanggung jawab dan komitmen Polri yang patut diapresiasi. Mereka tidak hanya fokus pada seremoni operasi, tetapi benar-benar memastikan masyarakat sampai ke rumah dengan selamat,” tegasnya.
Pitra Romadoni Nasution mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung kinerja Polri dengan tetap mematuhi aturan lalu lintas serta menjaga ketertiban selama berkendara.
“Keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi antara aparat dan masyarakat. Kami berharap ke depan Polri terus meningkatkan inovasi dan pelayanan publik sehingga kepercayaan masyarakat semakin kuat,” tutupnya.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
