Cedera Otot saat Olahraga? Ini Dia Cara Cegah dan Tangani

Novi
Olahraga seperti padel kini jadi tren gaya hidup aktif. Meski jadi kegiatan positif, tetapi jika tak dilakukan kurang tepat, bisa memunculkan nyeri sendi dan otot berkepanjangan. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews Depok.id - Olahraga seperti padel kini jadi tren gaya hidup aktif. Meski jadi kegiatan positif, tetapi jika tak dilakukan kurang tepat, bisa memunculkan nyeri sendi dan otot berkepanjangan. 

Review ilmiah terbaru tahun 2025 yang dipublikasikan ResearchGate menyebut bahwa pemanasan sebelum olahraga mutlak dilakukan untuk mencegah cedera. 

Tak hanya itu, setelah olahraga juga harus ada perlakuan khusus yakni pendinginan. Tujuannya sama untuk mencegah cedera dan nyeri otot 

Studi epidemiologi olahraga global seperti Injury Epidemiology in Elite Adult Field-Based Team Sports (ScienceDirect, 2023) menyebut lutut dan pergelangan kaki paling sering cedera saat olahraga. 

Dr. Ega Jaya, Sp.KFR, AIFO-K, spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi dari Heisei Rehabilitation Clinic menegaskan peningkatan aktivitas fisik seperti olahraga perlu diimbangi dengan pemahaman pencegahan cedera serta pemulihan otot dan sendi yang tepat.

"Edukasi mengenai manajemen nyeri dan akses terhadap solusi terapi yang praktis menjadi semakin penting agar masyarakat dapat tetap aktif berolahraga secara aman tanpa mengorbankan kesehatan jangka panjang," kata dr. Ega dalam keterangan seperti dikutip, Jumat (6/3/2026). 

"Nyeri pasca-aktivitas sering muncul akibat peningkatan intensitas latihan secara mendadak, teknik gerakan yang kurang tepat, atau minimnya pemanasan," imbuh dr. Ega. 

Tomoaki Watanabe, Director OMRON Healthcare Indonesia menyatakan OMRON tergerak untuk menghadirkan solusi pemulihan yang praktis untuk mencegah cedera otot dan sendi. 

"OMRON Healthcare Indonesia memperkuat portofolio solusi terapi nyeri dengan memperkenalkan perangkat terbaru untuk membantu masyarakat mengelola nyeri otot dan sendi secara praktis di tengah tren gaya hidup aktif," kata Watanabe. 

Ia menyebut OMRON Sport TENS HV-F030 dan OMRON TENS HV-F230. "Ini produk solusi terapi nyeri yang semakin personal, praktis, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat aktif saat ini," ujar Watanabe. 

OMRON Sport TENS HV-F030 dirancang untuk mendukung pemulihan setelah aktivitas fisik maupun olahraga rutin. 

Sementara itu, OMRON TENS HV-F230 cocok digunakan sebagai solusi pereda nyeri bagi pengguna usia lanjut dengan kondisi nyeri kronis. Dengan stimulasi hingga 1200 Hz memungkinkan jangkauan terapi yang lebih luas dan penetrasi yang lebih dalam.

 

Editor : M Mahfud

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network