BANDUNG, iNewsDepok.id - Perawatan gigi secara preventif atau pencegahan sejak dini menjadi langkah yang sangat penting dan perlu dilakukan oleh setiap orang karena dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi kesehatan maupun efisiensi biaya.
Sayangnya, kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan gigi secara rutin masih sangat rendah. Sebagian orang baru akan datang ke klinik atau dokter gigi, saat merasakan sakit atau mengalami gangguan gigi dan mulut yang serius.
Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) mencatat sekitar 57 persen masyarakat Indonesia mengalami masalah gigi dan mulut. Ironisnya, hanya sekitar 10–12 persen yang secara rutin mengakses layanan perawatan gigi.
Angka ini menunjukkan masih sangat rendahnya tingkat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya tindakan preventif dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Persepsi mengenai mahalnya biaya perawatan gigi menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi rendahnya tingkat kunjungan masyarakat ke dokter gigi.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
