DEPOK, iNews Depok.id - Aksi pencurian di Cilangkap Tapos Depok ternyata dilakukan seorang remaja SMP yang kelaparan. Camat Tapos, Zarkasih turun tangan mengatasi masalah tersebut.
Pencurian menghebohkan Cilangkap Kota Depok belakangan ini. Barang yang dicuri tergolong sepele seperti alat jemuran pakaian, besi penutup drainase hingga ayam.
Setelah dicek lewat CCTV, pelakunya masih remaja tanggung. Pelaku pun akhirnya tertangkap pihak berwajib.
"Pencurian dilakukan oleh anak yang masih usia SMP karena himpitan ekonomi," kata Zarkasih Senin (19/1/2026).
Terhenyak dengan fakta tersebut, Camat Tapos turun tangan memerintahkan petugas untuk menelusuri lebih dalam.
"Kami berbicara dengan ibu pelaku, yang ternyata kesulitan ekonomi," ujar Zarkasih.
Penyebabnya, ibu remaja tersebut mengurus tiga anak sendirian. Sedangkan suaminya di penjara karena kasus narkoba.
"Anaknya kemudian putus sekolah dan mencuri karena lapar," tutur Zarkasih.
Camat Tapos pun mengambil tindakan agar keluarga tersebut mendapatkan bantuan dari pemerintah. Selanjutnya, mengupayakan si anak bisa kembali bersekolah.
"Meski tinggal di Cilangkap, ternyata KTP masih wilayah lain. Kami pun mengupayakan agar KTP bisa diganti sesuai domisili dan bisa dimasukkan dalam data penerima bantuan," tuturnya.
Dengan upaya yang dilakukan, pihaknya berharap kejadian pencurian yang dilakukan oleh anak remaja putus sekolah tidak lagi terjadi.
Jarkasih juga mengajak perangkat wilyah, mulai dari lurah, RW, RT, dan semua warga untuk peduli terhadap persoalan di lingkungan.
"Jika mendapati anak putus sekolah segera laporkan karena Kota Depok punya program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG), agar anak bisa mengenyam pendidikan setinggi mungkin," paparnya.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
