Setelahnya, kata dia, Serda M bersama warga melakukan tindakan penganiayaan yang menyebabkan korban luka parah. Bahkan, korban berinisial WAT tewas setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.
“Serda M bersama warga melakukan tindakan kekerasan fisik secara berlebihan kepada kedua korban yang berakibat satu orang meninggal dunia setelah sempat dibawa ke RS Bhayangkara Brimob, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat,” ujar dia.
Tunggul pun menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut. Dia juga menyayangkan peristiwa itu bisa terjadi.
Dia memastikan Serda M tengah menjalani pemeriksaan oleh Polisi Militer Kodaeral III.
“Saat ini, Serda M sedang menjalani proses pemeriksaan intensif atas perbuatannya secara hukum militer. TNI AL menyayangkan terjadinya insiden ini dan menegaskan bahwa Proses hukum akan dilakukan secara transparan dan profesional serta akan mengawal kasus ini hingga tuntas,” jelas dia.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
