Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : JGU Angkat Transformasi Jamu Untuk Pengobatan Herbal di Forum Internasional Avicenna
Advertisement . Scroll to see content

JGU Depok Terus Kembangkan Senyawa Bioaktif Manggis α-mangostin Untuk Terapi Kanker Payudara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:30 WIB
  • author Mada Mahfud
JGU Depok Terus Kembangkan Senyawa Bioaktif Manggis α-mangostin Untuk Terapi Kanker Payudara
Kepala Program Studi Farmasi JGU, Dr. apt. Agus Rusdin, M.Farm saat memaparkan riset JGU mengenai senyawa bioaktif manggis untuk terapi kanker payudara di forum ilmiah XIV di Bukhara, Uzbekistan. (Foto: doc. JGU)

Dari Pengembangan Formulasi Menuju Terapi Multi-Target

Tahap penelitian berikutnya berkembang dari aspek formulasi menuju pemahaman mengenai mekanisme kerja α-mangostin pada kanker payudara. 

Tim kemudian melanjutkan kolaborasi dengan Prof. Dr. apt. Eddy Yusuf, M.Pharm. Penelitian kemudian mengeksplorasi berbagai mekanisme molekuler yang mungkin mendasari aktivitas antikanker α-mangostin.

Melalui kajian sistematis terhadap 44 penelitian, ditemukan bahwa α-mangostin tidak bekerja hanya melalui satu target, tetapi berpotensi memengaruhi berbagai jalur molekuler yang berkaitan dengan perkembangan kanker payudara, termasuk ERα, Wnt/β-catenin, HER2/PI3K/AKT/MAPK, NF-κB, FAS, CXCR4, dan STAT3. 

"Temuan ini mendukung konsep α-mangostin sebagai kandidat terapi multi-target, yang berpotensi relevan terhadap kompleksitas biologis kanker payudara," terang Agus Rusdin. 

Temuan tersebut kemudian melahirkan pertanyaan penelitian baru, yaitu mekanisme mana yang paling dominan dalam mendasari aktivitas antikanker α-mangostin. Dari pemetaan penelitian yang tersedia, antagonisme ERα merupakan mekanisme yang paling banyak dilaporkan, meskipun berbagai jalur lainnya juga menunjukkan keterlibatan.

Menurut Agus Rusdin, rangkaian penelitian ini menunjukkan bagaimana biodiversitas nasional dapat dikembangkan menjadi inovasi farmasi bernilai tinggi. α-Mangostin tidak lagi hanya dipandang sebagai senyawa alami dari tanaman Indonesia, tetapi mulai dikembangkan melalui teknologi formulasi dan kajian molekuler sebagai kandidat terapeutik multi-target yang berpotensi untuk pengembangan terapi kanker payudara.

Editor: M Mahfud

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut