Bekal Mumpuni Komjen Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya, Sukses Pangkas Konflik di Maluku
JAKARTA, iNews Depok.id - Komjen Pol Dadang Hartanto kini menyandang bintang tiga setelah dipromosikan menjadi Kapolda Metro Jaya menggantikan Komjen Pol. Asep Edi Suheri.
Penugasan Komjen Pol. Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 yang terbit pada Kamis, 2 Oktober 2026.
Penugasan Dadang Hartanto untuk menjaga keamanan dan ketertiban kota terbesar di negeri ini, bukan tanpa alasan. Dadang sukses besar memangkas jumlah konflik di Maluku saat bertugas sebagai Kapolda Maluku.
Pria kelahiran Surabaya, 24 November 1971 tersebut menjabat Kapolda Maluku, 5 Agustus 2025 – 2 Oktober 2026.
Kepemimpinan Dadang membuat keamanan dan ketertiban di Maluku meningkat pesat. Itu terlihat dari data jumlah konflik.
Berdasarkan data yang diungkapkan di forum koordinasi keamanan Maluku pada September 2026, jumlah konflik pada tahun 2024 mencapai 185 kejadian.
Pada tahun 2025, jumlah konflik merosot drastis hingga tinggal separuh yakni 90 kejadian. Padahal, Dadang baru menjabat Kapolda Maluku pada Agustus 2025.
Kinerja Dadang baru benar-benar terlihat pada 2026, jumlah konflik terpangkas sangat signifikan tinggal 10 kejadian hingga September 2026.
Langkah Dadang untuk memangkas jumlah konflik secara signifikan di Maluku tidak muncul tiba-tiba. Ia dikenal gemar turun ke bawah untuk melihat langsung keadaan masyarakat.
Pembawaan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994 yang rendah hati dan murah senyum, membuat Dadang Hartanto diterima masyarakat tanpa basa basi.
Dadang juga dikenal sebagai polisi religius. Ia berkeliling tiap hari untuk menjalankan Salat Subuh di masjid yang berbeda.
Dari pergaulan secara langsung di tingkat bawah, Dadang Hartanto dengan cepat memahami permasalahan sosial sebelum permasalahan tersebut menjadi konflik. Alhasil jumlah konflik di Maluku semasa kepemimpinannya turun signifikan.
Kemampuan Dadang mencegah konflik terasah diberbagai penugasan di daerah yang cukup keras. Sebelumnya ia menjabat Kapolsek Senen (2005), Kapolrestabes Medan (2017), dan Wakapolda Sumut (2020).
Tak hanya kepemimpinan yang mumpuni, Dadang Hartanto juga dikenal sebagai polisi berintelektualitas tinggi.
Dadang adalah Guru Besar Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Ia juga pernah bertugas sebagai widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri (2023) dan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri (2024).
Berikut rekam jejak penugasan Komjen Pol Prof. Dr. H. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.S.i di Polri:
Kapolsek Senen (2005)
Kapolres Subang (2009)
Kapolres Cianjur (2011)
Wakapolrestabes Bandung (2012)
Sespri Kapolri (2012)
Assesor Utama Bagpenkompeten Robinkar SSDM Polri (2014)
Koorspripim Polri
Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri (2016)
Kapolrestabes Medan (2017)
Karorenmin Bareskrim Polri (2019)
Wakapolda Sumut (2020)
Guru Besar Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (2023)
Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri (2023)
Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri (2024)
Kapolda Maluku (2025)
Kapolda Metro Jaya (2026)
Editor: M Mahfud