Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kemendagri Warning Kepala Daerah: Jangan Biarkan Jalur Mudik Macet
Advertisement . Scroll to see content

BPSDM Kemendagri Dorong Penguatan Kepemimpinan Kepala Daerah Lewat KPPD Angkatan IV 2026

Minggu, 13 September 2026 | 06:41 WIB
  • author SM Said
BPSDM Kemendagri Dorong Penguatan Kepemimpinan Kepala Daerah Lewat KPPD Angkatan IV 2026
BPSDM Kemendagri memperkuat kepemimpinan kepala daerah melalui KPPD Angkatan IV 2026, dengan fokus pada rencana aksi dan penerapan kebijakan nyata di daerah. Foto saat penutupan di Lemhanas RI/Ist

Sejumlah materi strategis diberikan selama pelaksanaan KPPD Angkatan IV. Pada pembukaan, Wakil Menteri Dalam Negeri Dr. Akhmad Wiyagus, SIK., M.Si., MM., memberikan penguatan kepada para peserta.

Materi lainnya membahas pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang disampaikan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Checka Virgowansyah.

Peserta juga mendapatkan wawasan mengenai hilirisasi dan penguatan industri daerah menuju Indonesia Emas 2045, ketahanan energi, transformasi pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, hingga peluang pembiayaan pembangunan daerah.

Materi tersebut antara lain disampaikan Prof. Purnomo Yusgiantoro, Ir. Yogo Pratomo, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, dan Inka B. Yusgiantoro.

KPPD Angkatan IV juga menghadirkan perspektif internasional melalui Singapore Component. Peserta mempelajari berbagai praktik di Singapura, mulai dari sistem kesehatan, transformasi digital, keberlanjutan lingkungan, pendidikan, kemitraan pemerintah-swasta, transportasi, perumahan publik, hingga tata kelola pemerintahan.

Menjelang penutupan, peserta mengikuti coaching penyusunan Renaksi bersama Coach BPSDM. Rencana tersebut kemudian dipresentasikan dengan melibatkan Direktorat Jenderal Keuangan Daerah serta Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah.

Melalui KPPD Angkatan IV 2026, BPSDM Kemendagri menekankan pentingnya kemampuan kepala daerah dalam memimpin perubahan serta menerjemahkan pengetahuan menjadi kebijakan dan aksi nyata.

Pengembangan kompetensi diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas individu kepala daerah, tetapi juga memberikan dampak terhadap kualitas tata kelola pemerintahan dan pembangunan di masing-masing daerah.

  

Editor: Suriya Mohamad Said

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut