Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Penerbangan Dihentikan, Ini 4 Alasan Pesawat Terbang Berisiko Lewati Abu Vulkanik Anak Krakatau
Advertisement . Scroll to see content

Dampak Abu Vulkanik, Kisah Jenazah Tertahan 2 Hari di Bandara Soetta

Selasa, 08 September 2026 | 08:08 WIB
  • author Mada Mahfud
Dampak Abu Vulkanik, Kisah Jenazah Tertahan 2 Hari di Bandara Soetta
Dampak abu vulkanik, selain puluhan ribu penumpang batal terbang, ada juga kisah jenazah yang tertahan di Bandara Soetta selama 2 hari. (Foto: Budi Tan)

JAKARTA, iNews Depok.id - Dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menyebabkan Bandara Soetta menghentikan penerbangan pada Minggu dan Senin kemarin (6-7/9/2026). 

Selain puluhan ribu penumpang batal terbang, ada juga kisah jenazah yang tertahan di Bandara Soetta selama 2  hari. 

Hal itu dikisahkan Frengki Lase, Selasa (8/9/2026) salah satu keluarga yang mendampingi almarhum IZ, yang meninggal di Jakarta, 5 September 2025. Frengki Lase tak sendiri, ia bersama 2 keluarganya yakni Hian Sntus Zebua dan Devin Lase mendampingi almarhum IZ. 

IZ yang bekerja di sebuah sekuritas, meninggal pukul 15.40 WIB. Jenazah akan dikebumikan di Nias dengan diterbangkan via Bandara Soetta - Bandara Silangit. 

"Kita mau ke Nias lewat Bandara Silangit terlebih dulu. Kita di sini sudah dari Minggu Subuh. Berarti kita sudah 2 hari di Bandara Soekarno Hatta," kata Frengki Lase. 

Frengki menyebut sedang mengawal pamannya, almarhum IZ untuk dikebumikan di Nias secara adat. 

"Cukup sedih karena beliau jenazahnya 2 hari di bandara," ucap Frengki. 

Frengki dan keluarga sempat mencari opsi jalur laut. Namun dari informasi yang diperoleh, jalur laut pun ada hambatan. 

"Makanya mau tak mau kita menunggu informasi dari bandara saja," jelas Frangki. 

Ia mengaku tidak tahu sampai kapan jebazah pamannya akan diterbangkan ke bandara Silangit. 

"Hari ini jadwal semula pukul 6.55 WIB akan terbang. Tetapi ternyata delay 2-3 jam. Mudah-mudahan tak delay lagi," harap Frangki. 

Editor: M Mahfud

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut