Rumah Terpapar Abu Vulkanik Anak Krakatau, Ini 5 Cara Aman Bersihkan Rumah
JAKARTA, iNews Depok.id — Rumah-rumah di Jabodetabek terpapar tipis abu erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.
Meski ketebalannya tergolong ringan, abu vulkanik mengandung partikel kaca dan silika tajam yang dapat memicu iritasi pernapasan serta merusak permukaan furnitur jika tidak dibersihkan dengan benar.
Untuk menjaga kesehatan keluarga dan mencegah kerusakan interior rumah, simak langkah-langkah pembersihan rumah yang aman berikut ini:
1. Gunakan Alat Pelindung Diri (APD) Sebelum Memulai
Sebelum menyapu atau mengelap, pastikan Anda menggunakan masker (minimal N95 atau masker medis berlapis) dan kacamata pelindung. Abu vulkanik sangat halus dan mudah terhirup hingga ke paru-paru.m
2. Hindari Menyapu Kering
Menyapu area yang tertutup abu vulkanik dalam kondisi kering hanya akan membuat partikel debu melayang kembali ke udara. Basahi permukaan terlebih dahulu menggunakan semprotan air secara perlahan agar abu menggumpal dan mudah diangkat.
3. Metode Usap Basah untuk Interior
Untuk membersihkan lantai, meja, dan perabotan dalam rumah gnakan kain mikrofiber basah atau kain pel yang lembap. Usap dengan gerakan satu arah untuk menghindari goresan pada permukaan kayu, kaca, atau keramik akibat gesekan kristal silika. Bilas kain lap secara berkala di ember terpisah.
4. Bersihkan Saluran Air dan Atap Luar
Gunakan selang air bertekanan sedang untuk membilas halaman, atap, dan selokan. Jangan membiarkan abu menumpuk di saluran air hujan karena sifat abu yang menyerap air dapat menyumbat drainase atau memberatkan struktur atap saat hujan turun.
5. Amankan Sistem Ventilasi
Tutup rapat seluruh jendela dan pintu selama proses pembersihan. Jika menggunakan AC, bersihkan filter udara (air filter) secara berkala karena abu vulkanik dapat dengan cepat menyumbat sirkulasi udara mesin pendingin.
Masyarakat diimbau tetap tenang, membatasi aktivitas di luar ruangan selama sebaran abu masih berlangsung, dan selalu memantau informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Editor : M Mahfud