get app
inews
Aa Text
Read Next : Kematian Sutrimo Orang Dekat Eks Jampidsus Febrie, Keluarga Izinkan Ekshumasi dan Autopsi

Misteri Kematian Sutrimo: Tak Ada Tanda Kekerasan, Lantas Mengapa Organ Dalam Dites Toksikologi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:33 WIB
header img
Makam Sutrimo, mantan Kepala Rumah Tangga (Karumga) mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, mendapat pengamanan polisi selama 24 jam menjelang ekshumasi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNewsDepok.id — Kasus dugaan racun yang merenggut nyawa Sutrimo, mantan Karumga eks Jampidsus Kejagung, mulai menemui titik terang usai ekshumasi digelar pada Rabu (12/8/2026) lalu. Dari hasil pemeriksaan fisik awal, polisi mengonfirmasi tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada jasad korban.

Lantas, mengapa uji toksikologi tetap dilakukan?

Ketua Tim Forensik, Ahmad Yudianto, menjelaskan bahwa uji laboratorium tetap krusial untuk membuktikan ada atau tidaknya zat berbahaya secara ilmiah. Langkah ini sekaligus menjawab kabar bahwa korban sempat mengeluarkan buih dari mulut dan hidung sebelum meninggal dunia.

Guna mendapatkan pembuktian valid, tim forensik menyapu bersih puluhan sampel dari tubuh Sutrimo—mulai dari sampel swab, jaringan kulit, hingga organ penting seperti lambung dan jantung. Sampel tersebut kini diproses oleh tim Puslabfor Polri.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut