get app
inews
Aa Text
Read Next : Tragis! Pekerja Gudang Tewas Terjepit Lift Barang Jatuh di Ruko Roxy Mas Gambir

Kronologi Lengkap Bentrokan Maut di Menteng Tewaskan 1 Orang

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:34 WIB
header img
Kronologi bentrokan maut antarkelompok warga pecah di Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026) pagi. Foto: Jonathan

JAKARTA, iNewsDepok.idKronologi bentrokan maut antarkelompok warga pecah di Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026) pagi. Peristiwa berdarah yang berawal dari perselisihan di warung makan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya dalam kondisi kritis.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian menerima laporan keributan dari warga sekitar pukul 10.00 WIB.

"Kami dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Menteng menerima laporan tadi pagi jam 10.00 WIB terkait perkelahian atau keributan antara dua kelompok warga di Jalan Tambak," ujar Roby saat ditemui di lokasi kejadian.

Pemicu: Pelayanan Warung Makan hingga Perusakan Gerobak

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, bentrokan tersebut dipicu oleh insiden sepele di sebuah tempat jual sarapan. Kelompok pemuda dari luar area mendatangi lapak penjual nasi uduk di kawasan tersebut. Karena merasa pelayanan kurang berkenan, pemuda tersebut memprotes dengan menggeber sepeda motornya saat pergi.

Tak berhenti di situ, pemuda tersebut kembali membawa rombongan kawan-kawannya dan merusak gerobak pedagang nasi uduk. Action ini memancing amarah warga lokal.

"Dari kejadian perusakan tempat penjualan itu, dibalas oleh warga sekitar menyerang tempat (basecamp) dari kelompok tersebut, nah sehingga terjadilah keributan," terang Roby.

Satu Meninggal Dunia, 8 Orang Diamankan

Bentrokan balasan meluas hingga ke sebuah lahan kosong yang selama ini kerap dimanfaatkan sekelompok pemuda sebagai tempat nongkrong atau basecamp. Kedua kelompok saling lempar batu dan botol kaca, merusak bangunan, hingga membakar sejumlah unit sepeda motor.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi sempat berupaya melerai, tetapi masifnya jumlah massa yang terlibat membuat jatuhnya korban tak terhindarkan. Dua orang yang ditemukan tergeletak kritis akibat hantaman benda tumpul langsung dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

"Dari dua orang yang dievakuasi dari TKP dalam kondisi kritis, satu di antaranya akhirnya dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit," ungkap Roby.

Selain mengevakuasi korban, polisi bergerak cepat mengamankan delapan orang yang terlibat dalam bentrokan dari kedua belah pihak. Enam orang berasal dari kelompok warga sekitar dan dua orang dari kelompok luar. Saat ini seluruhnya tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Menteng.

TKP Mencekam, Brimob Diterjunkan

Pantauan di lokasi kejadian, garis polisi telah terpasang melingkari area basecamp yang hancur. Puing-puing tembok yang runtuh, bangkai sepeda motor yang terbakar hangus, hingga batu yang berlumuran darah menjadi barang bukti ganasnya kerusuhan tersebut.

"Di TKP kami menemukan puing bangunan terbakar, kendaraan yang hangus, jejak darah, serta batu berlumuran darah. Namun untuk saat ini, kami belum menemukan penggunaan senjata tajam di lokasi," tambah Roby.

Guna mencegah aksi balasan atau kerusuhan susulan, sejumlah personel dari Satuan Brigade Mobile (Brimob) disiagakan di sekitar Jalan Tambak. Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini serta menyisir pelaku lain yang terlibat.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut