Perawatan Gigi Belum Populer, Ternyata Ini Penyebabnya
JAKARTA, iNews Depok.id – Tren gaya hidup sehat sudah populer di kalangan Nen Z dan Milenial. Namun perawatan gigi masih belum dilirik, padahal kesehatan dan kecantikan gigi sangat berpengaruh pada penampilan.
Demikian disampaikan Satria Situmorang, CEO SATU Dental Group, di Jakarta, Minggu (7//6/2026) saat rangkaian kampanye Berani Tampil.
Satria menyatakan terjadi lonjakan dalam tren perawatan diri dan peningkatan kualitas hidup kalangan Gen Z dan Milenial mulai dari tren skincare, olahraga, hingga gaya hidup sehat lainnya,
”Namun perawatan kesehatan gigi masih sering dikesampingkan dan belum menjadi prioritas utama,” kata Satria.
Ia menyebut penyebab perawatan gigi belum populer dari sejumah faktor seperti takut, belum tahu, dan persepsi biaya yang besar.
Menurut Satria, perawatan gigi merupakan bagian tak terpisahkan dari gaya hidup sehat. Dengan gigi yang sehat dan cantik, orang akan lebih percaya diri dan menghindari penyakit yang akan menelan biaya besar karena perawatan terlambat,
"Kita sering berinvestasi besar pada penampilan luar, tetapi melupakan bahwa senyum yang sehat adalah aset kepercayaan diri yang paling utama," tandas Satria.
Agar kesadaran perawatan gigi meningkat, SATU Dental meluncurkan kampanye bertajuk Berani Tampil. Kampanye berlangsung 5-7 Juni 2026 di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
Satria berhadap, kampanye Berani Tampil akan menghapus kecemasan akibat ketidaktahuan masyarakat dan ketakutan biaya tinggi.
Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa merawat gigi bisa menjadi sebuah pengalaman gaya hidup yang menyenangkan dan transparan,” terang Satira.
Sementara itu drg. Melissa Delania, Sp. Pros, menyatakan belum pedulinya masyarakat pada perawatan gigi akan merugikan dalam jangaka panjang.
Dia mengungkapkan banyak orang baru datang ke klinik ketika sudah merasakan sakit yang mengganggu aktivitas. Padahal, dari sisi medis, kebiasaan melakukan pemeriksaan rutin sejak usia muda jauh lebih efisien dan dapat meminimalkan risiko tindakan kuratif yang berat.
”Kami ingin mengedukasi generasi muda bahwa senyum yang sehat dan estetik adalah hasil dari perawatan yang konsisten," jelas drg. Melissa.
Dalam kampanye Berani Tampil, SATU Dental menggandeng konten kreator Mario Caesar, Niky Putra dan Marco Ivanos.
”Tujuannya mengubah cara pandang generasi muda dan keluarga modern Indonesia dalam melihat perawatan gigi sebagai bagian yang tak terpisahkan dari gaya hidup sehat yang menyenangkan,” imbuh drg. Melissa.
SATU Dental adalah jaringan klinik gigi di Indonesia. SATU Dental pada Juni 2026 sudah memiliki 56 klinik yang tersebar di Jabodetabek, Semarang, dan Surabaya, resmi
Editor : M Mahfud