get app
inews
Aa Text
Read Next : Bupati Tulungagung Tersangka, Mendagri Tito: Pilkada Langsung Tak Jamin Pemimpin Bagus

Mendagri Sematkan Satyalancana Wira Karya 2025 kepada 7 Tokoh Penggerak Kelautan dan Perikanan

Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB
header img
Mendagri Tito Karnavian saat menganugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada tujuh tokoh daerah atas inovasi pengelolaan kelautan dan perikanan berkelanjutan Senin (1/6/2026). Foto/Ist

JAKARTA, iNewsDepok.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian atas nama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Bidang Pemerintahan dalam Pengelolaan, Pengembangan, dan Pembangunan Kelautan dan Perikanan Tahun 2025. Prosesi berlangsung di Gedung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (1/6/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila.

Penghargaan tersebut diberikan kepada tujuh tokoh yang terdiri atas kepala daerah dan kepala perangkat daerah yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi kebijakan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas lingkungan pesisir serta kesejahteraan masyarakat nelayan.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Dirjen Bina Adwil) Kemendagri, Safrizal ZA, menjelaskan bahwa proses pemberian tanda kehormatan ini dilakukan melalui tahapan seleksi yang ketat dan berlapis sejak usulan diajukan pada 10 Juli 2025.

Dirjen Bina Adwil Kemendagri, Safrizal ZA

 

Menurut Safrizal, penilaian tidak hanya dilakukan dari aspek teknis dan administratif oleh tim yang melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan, serta Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri. Para calon penerima juga harus melalui proses verifikasi rekam jejak hukum oleh sejumlah lembaga negara.

“Para penerima penghargaan telah melalui proses klarifikasi dan verifikasi dari Badan Intelijen Negara (BIN), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kepolisian RI, dan Kejaksaan Agung RI,” ujar Safrizal dalam laporannya kepada Mendagri.

Setelah dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan, Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres) melakukan verifikasi lapangan. Selanjutnya, para kandidat dinilai oleh Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan sebelum ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 126/TK/Tahun 2025 tertanggal 10 Desember 2025.

Digelar Bertepatan Hari Lahir Pancasila

Berdasarkan Permendagri Nomor 17 Tahun 2024, penyematan Satyalancana Wira Karya semestinya dilaksanakan pada puncak peringatan Hari Nusantara setiap 13 Desember. Namun, agenda tersebut mengalami penyesuaian seiring perubahan struktur pemerintahan dan nomenklatur kabinet.

Safrizal menjelaskan, peringatan Hari Nusantara terakhir kali digelar secara nasional pada 2023. Sementara pada 2024 dan 2025, kegiatan tersebut tidak diselenggarakan.

Karena itu, Kemendagri mengintegrasikan prosesi penyematan penghargaan ke dalam rangkaian Upacara Hari Lahir Pancasila 2026. Langkah ini dinilai sejalan dengan semangat Asta Cita, khususnya dalam pengembangan konsep ekonomi biru yang berkelanjutan dan berbasis kearifan lokal.

Kelautan Jadi Fondasi Strategis Nasional

Mendagri menegaskan bahwa sektor kelautan dan perikanan merupakan fondasi penting pembangunan nasional.

Berdasarkan Kepmendagri Nomor 300.2.2-2138 Tahun 2025, Indonesia memiliki luas daratan mencapai 1,89 juta kilometer persegi yang tersebar di 17.380 pulau dan 38 provinsi. Sementara luas wilayah laut mencapai sekitar 6,4 juta kilometer persegi dengan garis pantai sepanjang 108.000 kilometer.

Pada 2025, produksi perikanan nasional tercatat mencapai 26,26 juta ton dengan nilai ekonomi sekitar Rp117,01 triliun. Potensi tersebut menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu pilar utama ketahanan pangan sekaligus memperkuat posisi strategis Indonesia di jalur maritim dunia.

“Penganugerahan ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi, inovasi, pengabdian, dan kontribusi nyata dalam memperkuat tata kelola sektor kelautan dan perikanan,” ujar Mendagri.

Tokoh Daerah Penerima Tanda Kehormatan

Penghargaan diberikan kepada tokoh daerah yang dinilai berhasil mendorong pembangunan sektor kelautan dan perikanan di daerah masing-masing, dimulai dari tingkat gubernur yakni :

  1. Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M. – Gubernur Sumatera Selatan periode 2021–2025 dan 2025–sekarang.
  2. H. Ansar Ahmad, S.E., M.M. – Gubernur Kepulauan Riau periode 2021–2025 dan 2025–sekarang.
  3. H. Sugianto Sabran, S.I.P. – Gubernur Kalimantan Tengah periode 2016–2020 dan 2021–2024

Penghargaan ini juga dianugerahkan kepada para pemimpin di tingkat kabupaten/kota, yaitu

  1. dr. Hj. Eisti’anah, S.E. – Bupati Demak periode 2021–2025 dan 2025–sekarang.
  2. Dr. H. Muhammad Yusran Lalogau, S.Pi., M.Si. – Bupati Pangkajene dan Kepulauan periode 2020–2024 dan 2025–sekarang.
  3. Andrei Angouw – Wali Kota Manado periode 2021/2022–sekarang.

Sementara dari unsur kepala perangkat daerah, penghargaan diraih oleh Dr. Ir. Muhammad Isa Anshori, A.T.D., M.T. – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur periode 2022–sekarang

Mendagri menyampaikan harapannya agar penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi kepala daerah lainnya untuk terus berinovasi membangun wilayah pesisir yang maju, berdaya saing, dan tetap menjaga keberlanjutan lingkungan.

Editor : Suriya Mohamad Said

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut