get app
inews
Aa Text
Read Next : Iduladha Serentak Tanggal 27 Mei 2026, Ini Alasannya

Catat Waktunya! Ini Rundown Tiga Sesi Sidang Isbat Penentuan Iduladha 1447 H Hari Ini

Minggu, 17 Mei 2026 | 09:52 WIB
header img
- Sidang isbat penetapan awal Zulhijah sekaligus penentu Hari Raya Iduladha 1447 H digelar oleh Kementerian Agama hari ini, Ahad (17/5/2026). Foto: Dok

JAKARTA, iNewsDepok.id - Sidang isbat penetapan awal Zulhijah sekaligus penentu Hari Raya Iduladha 1447 H digelar oleh Kementerian Agama hari ini, Ahad (17/5/2026), bertempat di Auditorium HM Rasjidi, Kemenag, Jakarta. Proses jalannya sidang penentuan ini terbagi ke dalam tiga sesi waktu:

Pukul 16.30 WIB: Seminar posisi hilal awal Zulhijah 1447 H (Terbuka untuk umum).

Pukul 18.00 WIB: Sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 H (Berlangsung tertutup setelah salat Magrib).

Pukul 19.00 WIB: Konferensi pers pengumuman resmi hasil ketetapan sidang isbat kepada masyarakat luas.

“Pelaksanaan rukyatul hilal bukan hanya agenda rutin tahunan, tetapi bagian dari pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Karena itu, koordinasi dengan BMKG, Pengadilan Agama, ormas Islam, dan seluruh pihak terkait perlu terus diperkuat,” ujar Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat dalam keterangannya, Minggu (17/5/2026).

Pemantauan hilal awal Zulhijah tahun ini akan dilakukan di 88 titik yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Arsad, pemerintah tetap mengedepankan mekanisme sidang isbat sebagai forum musyawarah bersama dalam menetapkan awal bulan Hijriah. Pendekatan tersebut dinilai menjadi ciri khas Indonesia dalam mengelola keberagaman pandangan keagamaan secara dialogis dan moderat.

“Pemerintah memiliki dasar perhitungan astronomi dan kriteria imkanur rukyat MABIMS. Namun sebelum diumumkan kepada masyarakat, seluruh data dan masukan dibahas bersama dalam sidang isbat agar keputusan yang dihasilkan dapat menjadi rujukan bersama,” katanya.

Sebelumnya, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu 27 Mei 2026. Seluruh umat Islam di Indonesia berpotensi merayakan Iduladha secara serentak.

“Insya Allah Iduladha 1447 H seragam,” kata Peneliti Pusat Riset Antariksa BRIN, Thomas Djamaluddin saat dihubungi iNews.id, Rabu (13/5/2026). 

Berdasarkan perhitungan astronomi, kata dia, posisi hilal pada saat Magrib tanggal 17 Mei 2026 sudah cukup tinggi. Ketinggian hilal ini diprediksi telah memenuhi kriteria berbagai metode penetapan kalender Hijriah yang digunakan oleh Muhammadiyah (KHGT), pemerintah (MABIMS), maupun Arab Saudi (Ummul Quro).

“Maka, KHGT (Muhammadiyah) sama dengan Ummul Quro (Arab Saudi) sama dengan MABIMS (pemerintah), awal Zulhijah 1447 sama dengan 18 Mei 2026, dan Idul Adha 27 Mei 2026,” katanya.

Thomas menegaskan kemungkinan perubahan tanggal jatuhnya Iduladha 1447 H sangat kecil.  “Kemungkinan besar tidak berubah,” katanya.

Meski begitu, Thomas meminta masyarakat tetap menunggu keputusan resmi dari pemerintah melalui sidang isbat.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut