Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Permudah Pembiayaan Properti, Ketersediaan Hunian Layak Rakyat Ditargetkan Meluas
Advertisement . Scroll to see content

Navigasi Sektor Properti 2026: Menguji Daya Tahan Emiten di Tengah Normalisasi Stimulus Fiskal

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:52 WIB
  • author Tim iNews Depok
Navigasi Sektor Properti 2026: Menguji Daya Tahan Emiten di Tengah Normalisasi Stimulus Fiskal
Dinamika pasar properti saat ini menempatkan konsistensi kualitas produk pada posisi yang krusial. Foto: ist

Sebagai perusahaan terbuka yang melantai di Bursa Efek Indonesia, DADA dituntut untuk tidak hanya mengejar pertumbuhan aset, tetapi juga membuktikan disiplin tata kelola pada setiap proyek residensialnya.

Salah satu fokus operasional perseroan saat ini bertumpu pada proyek Apple 3 Condovilla di Jakarta Selatan. Proyek ini menjadi tolok ukur (benchmark) bagi perseroan untuk melihat sejauh mana konsep hunian urban dapat diterima pasar dan memberikan nilai investasi jangka panjang bagi pemegang saham, terutama di tengah persaingan ketat sektor properti premium.

Direktur dan CEO DADA, Bayu Setiawan, mengakui bahwa peningkatan penjualan residensial belakangan ini banyak didorong oleh stimulus fiskal, seperti kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).

Ketergantungan terhadap kebijakan pemerintah ini menjadi tantangan tersendiri bagi emiten. DADA perlu membuktikan bahwa fundamental bisnis dan daya serap pasar terhadap produk mereka tetap kuat apabila sewaktu-waktu insentif fiskal tersebut berakhir. Perseroan harus mampu menjaga margin keuntungan tanpa hanya mengandalkan kelonggaran pajak sebagai motor utama penjualan.

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut