Mutiara Cahaya
Kembali ke Maluku. Malam di Ambon itu, Richard menyebut satu per satu jabatan yang pernah disandang Doni. Seniornya, ketika itu Ketua Umum PPAD, tersenyum. Penghormatan terasa hangat karena tumbuh dari kedekatan. Kerapu bakar dari Jefry Slamanta, PNS Kodam Pattimura yang dipanen dari keramba apung laut Maluku mengenyangkan perut kami.
Richard kemudian bercerita tentang “mutiara Maluku”, melanjutkan semangat emas hijau dan emas biru Doni semasa menjadi Pangdam Pattimura.
Mutiara terbentuk dalam proses panjang, tersembunyi sebelum memantulkan cahaya. Potensi manusia pun kerap menunggu kesempatan untuk terlihat.
Bagi keduanya, kesejahteraan menjadi jalan merawat keamanan. Laut memberi penghidupan, tanah memberi harapan, dan anak-anak berhak memiliki masa depan yang lebih luas daripada pertengkaran orang dewasa.
Pemikiran itu mendapat ujian berikutnya di Papua. Pada Mei 2024, ketika Richard menjadi Pangkogabwilhan III, aparat gabungan memulihkan keamanan Homeyo, Intan Jaya, setelah serangan yang menimbulkan korban sipil, pembakaran sekolah, dan pengungsian. Warga berangsur pulang, penerbangan melalui Bandara Pogapa kembali beroperasi.
Richard datang pada 12 Juni. Ia berdialog di Gereja GKI Pogapa, membeli hasil tani warga, serta menyerahkan bantuan kebutuhan pokok dan penerangan tenaga surya.
Keamanan mendapat ukuran yang dapat disentuh: hasil kebun menemukan pembeli, rumah ibadah kembali terang, warga berani pulang.
Penghargaan atas kerja kemanusiaan TNI juga datang dari Selandia Baru. Pada April 2026, Richard menghadiri undangan kehormatan duta besarnya sebagai apresiasi atas peran TNI dalam pembebasan pilot mereka yang disandera di Papua. Pengakuan itu menjadi milik institusi dan banyak pihak yang bekerja.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
