”Tujuannya adalah untuk melatih lebih banyak mahasiswa Indonesia terutama dari JGU agar terampil di bidang mekanikal, elektrikal, IoT, dan sektor terkait lainnya, sekaligus membekali mereka dengan kemampuan berbahasa Mandarin yang fasih,” ujar Zhang Xiaoming.
Konferensi Internasional dan MoU
Sementara itu Ketua Senat Universitas JGU Prof. Dr.apt.Eddy Yusuf,M.Pharm menyatakan agenda Inspira 2026 meliput konferensi internasional dan penandatangan nota kesepahaman (MoU) kerja sama.
Menurut Prof Eddy, konferensi internasional merupakan bagian dari komitmen Jakarta Global University sebagai perguruan tinggi bartaraf global.
”Jadi ketika berbicara global berarti kita harus membuat kegiatan yang bertaraf global,” kata Prof Eddy.
Konferensi internasional ini menyambungkan keperluan perguruan tinggi dan industri baik dibidang penelitian, pelatihan, dan peluang kerja.
MoU, tegas Prof Eddy untuk menindaklanjuti secara nyata hal yang dibicarakan dalam konferensi internasional. ”Jadi bukan sekadar wacana tetapi ada tindak lanjut konkret yakni MoU,” jelas Prof Eddy.
Prof Eddy menyoroti pelatihan bahasa Mandarin dan pemahaman kultur mandarin bersama WXUT. Pelatihan ini dikembangkan untuk mahasiswa JGU agar bisa bekerja di perusahaan Tiongkok di Indonesia.
”Salah satu MoU tadi adalah mengajarkan bahasa Mandarin, kemudian kultural di antara 2 negara dan juga tentu juga pelatihan teknologi terbaru bagi mahasiswa JGU,” terang Prof Eddy.
Prof Eddy menambahkan dalam praktik kerja sama, nantinya dosen-dosen dari WXUT Tiongkok akan datang ke JGU untuk melakukan pelatihan di bidang teknologi, budaya dan bahasa Mandarin. Selain itu mahasiswa JGU juga bisa belajar di WXUT secara langsung.
Prof Eddy menegaskan kerja sama ini akan sangat menguntungkan mahasiswa JGU saat lulus untuk bekerja di perusahaan Tiongkok yang berada di Indonesia.
Sementara itu Rektor JGU, Dr. Ir. H. Djoko Setyo Widodo, SE., MM., M.Si., CHRA menyatakan JGU telah menjalin kerja sama dengan tiga perusahaan asal Tiongkok di Indonesia untuk menerima lulusan JGU.
Tiga perusahaan tersebut bergerak di bidang aerotek, alat berat, dan industri bateri kendaraan yang terletak di Karawang.
”Kita akan terus menambah kerja sama dengan perusahaan asal Tiongkok untuk menerima lulusan dari JGU,” tutur Djoko Setyo Widodo.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
