DEPOK, iNews Depok.id – Wujudkan visi sebagai kampus berorientasi global, Jakarta Global University (JGU) yang berpusat di Depok terus perkuat kemitraan internasional, antara, lain dengan British Council.
Langkah kemitraan internasional disampaikan Kepala Tim Continuing and Extended Education Centre (CEdEC), Sani Salsabil, B.CS., M.CS, dalam keterangan kepada wartawan di Depok, Selasa (20/10/2026).
Sani mengungkapkan pertemuan berlangsung di kantor pusat British Council di Office 8
Building, lantai 9, kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta Selatan.
"Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan hubungan kemitraan JGU dengan British Council," kata Sani Salsabil.
Dalam pertemuan tersebut, Sani mengungkapkan pembahasan seputar program pendidikan, pengembangan kapasitas, serta kerja sama internasional.
"Kami saling bertukar informasi mengenai program serta kegiatan yang tengah dan akan dilaksanakan bersama," ujar Sani.
Sani menegaskan kemitraan internasional menjadi prioritas CEdEC dalam mendukung visi JGU sebagai kampus yang berorientasi global.Dengan demikian mahasiswa dan institusi JGU semakin berkembang mengikuti dinamika global.
“Silaturahmi seperti ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan ruang untuk membangun kepercayaan dan menemukan titik temu kolaborasi. Kami melihat British Council sebagai mitra strategis yang memiliki visi serupa dalam pengembangan pendidikan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia," tutur Sani.
"Kami ingin memastikan setiap relasi yang terbangun dapat bermuara pada program nyata yang bermanfaat bagi mahasiswa JGU,” imbuh Sani Salsabil.
Langkah CEdEC JGU memperoleh dukungan Prof. Dr. apt. Eddy Yusuf, M.Pharm., Guru Besar Jakarta Global University.
Menurut Sani, Prof Eddy Yusuf selama ini berperan penting dalam membuka dan memperkuat relasi kemitraan strategis JGU dengan berbagai institusi di tingkat nasional maupun internasional.
"Kontribusi Prof. Eddy dalam membangun jejaring lintas lembaga menjadi salah satu pilar yang memperkokoh posisi JGU dalam ekosistem kerja sama pendidikan global," terang Sani.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
