JAKARTA, iNews Depok.id– Kelicikan komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) modus kos dan mengaku polisi berakhir sudah. Satresmob Bareskrim gulung komplotan yang meresahkan warga di Jakarta dan wilayah sekitar ini.
Penangkapan komplotan curanmor licik ini diungkap Kasat Resmob Bareskrim Polri, Kombes Pol Teuku Arsya Khadafi dalam keterangan di Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Operasi penangkapan melibatkan tim gabungan Satresmob Bareskrim Polri bersama Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat. Tim gabungan dipimpin Kanit II Satresmob Bareskrim Polri, AKBP Agung Wibowo.
"Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat mengenai hilangnya tiga unit sepeda motor secara bersamaan di area parkir Kost Emiyati Kuria, Jalan Raya Kembangan Utara, Jakarta Barat, pada awal Agustus lalu," kata Kombes Pol Teuku Arsya Khadafi.
Dalam mengelabui para korbannya, para pelaku melancarkan modus operandi yang tergolong licik dan culas. Pelaku utama berinisial NHK bertindak selaku eksekutor sekaligus pencari sasaran dengan berpura-pura menjadi penghuni baru di tempat kos target.
Untuk meyakinkan korban maupun pemilik kos, NHK sengaja mengaku sebagai anggota kepolisian dan mengutarakan alasan bahwa kartu identitasnya (KTP) tertinggal agar terhindar dari pendataan resmi.
"Setelah tinggal selama dua hari dan situasi dirasa aman, pelaku langsung memanggil rekan-rekannya untuk mengeksekusi motor-motor milik penghuni kos lainnya menggunakan kunci letter T pada malam hingga dini hari," ungkap Teuku Arsya.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
