Selain infrastruktur air, AAJI mengalokasikan bantuan sektor pendidikan berupa paket perlengkapan sekolah dan alat tulis untuk 150 siswa terdampak. Bantuan tersebut menyasar para pelajar di SD dan TK Impres Leia Desa Kotakeo, serta SDK dan TK Wolofeo Desa Degalea, Kecamatan Nangaroro.
Founder Yayasan Benih Baik, Andy F. Noya, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian dan aksi nyata dari industri asuransi jiwa ini.
Andy Noya menyatakan Benih Baik mengapresiasi dukungan AAJI dan perusahaan anggota dalam Program ISR NTT. Menurut Andy, pemulihan pascagempa tidak hanya berfokus pada perbaikan infrastruktur yang rusak, tetapi juga pada pemenuhan kebutuhan dasar.
"Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dan pelajar di NTT bangkit, memulihkan kehidupan mereka, dan membangun masa depan yang lebih baik," ungkap Andy F. Noya.
Inisiatif sosial ini memperoleh dukungan dari 19 perusahaan anggota AAJI, seperti PT Prudential Life Assurance, PT Prudential Sharia Life Assurance, PT Asuransi Jiwa BCA, PT Indolife Pensiontama, PT Bhinneka Life Indonesia, PT Asuransi Ciputra Indonesia, PT Victoria Alife Indonesia, PT Asuransi Takaful Keluarga, PT AXA Mandiri Financial Services, PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk, PT Asuransi Jiwa Sequis Life, PT Asuransi Allianz Life Indonesia, PT AXA Financial Indonesia, PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk, PT Pacific Life Insurance, PT Panin Dai-ichi Life, PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia, PT Asuransi Jiwa Taspen, serta PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
