Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bantuan Korban Gempa NTT, 19 Ton Logistik Diberangkatkan Hari Ini dari Gudang di Depok
Advertisement . Scroll to see content

Gempa NTT, Polri Terbangkan Tenda dan Pangan Cepat Saji dari Mako Polisi Udara Pondok Cabe

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:35 WIB
  • author Nur Khabibi / Mada Mahfud
Gempa NTT, Polri Terbangkan Tenda dan Pangan Cepat Saji dari Mako Polisi Udara Pondok Cabe
Polri terbangkan tenda dan pangan cepat saji untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 47 orang meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 7,7. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews Depok.id - Polri terbangkan tenda dan pangan cepat saji untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 47 orang meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 7,7.

Demikian keterangan Polri, seperti dikutip Minggu (16/8/2026). Bantuan diterbangkan melalui Mako Polisi Udara Pondok Cabe agar segera sampai ke wilayah yang terdampak bencana.

Bantuan diprioritaskan untuk kebutuhan hunian sementara dan bahan pangan. Bantuan antara lain berupa set tenda dan 648 pack nasi cepat saji.

Sebanyak 47 orang meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah NTT. 

Data tersebut berdasarkan laporan sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Sabtu (15/8/2026) pukul 18.48 WIB.

"Total jumlah korban meninggal dunia mencapai 47 orang. Sebaran korban tersebut teridentifikasi di Kabupaten Manggarai 24 orang, Manggarai Timur 17 orang, Sikka 3 orang, Ngada 1 orang dan Ende 1 orang," ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan dalam keterangan tertulisnya.

Berton juga melaporkan sebanyak 157 rumah mengalami rusak berat, 41 rumah rusak sedang, dan 148 rumah rusak ringan.

Kerusakan juga terjadi pada sejumlah fasilitas umum. Tercatat 87 fasilitas pendidikan, 18 fasilitas kesehatan, lima tempat ibadah, enam kantor, serta sejumlah fasilitas umum lainnya mengalami kerusakan akibat gempa.

Editor: M Mahfud

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut