Penggerebekan di PIK 1 dan PIK 2
Tim gabungan merapat ke lokasi penggerebekan di PIK 1 Penjaringan, Jakarta Utara, tepat pada pukul 00.35 WIB dan langsung membuat para pengunjung terkejut. Petugas pun menyapa pengunjung dan menyampaikan tujuan kedatangan mereka secara santun.
"Selamat malam, mohon maaf mengganggu waktunya. Kami dari Bareskrim Mabes Polri dan BNN Republik Indonesia. Kami sedang melakukan kegiatan penertiban narkotika," kata seorang petugas.
Petugas meminta kerja sama seluruh pihak di lokasi agar proses pemeriksaan berjalan lancar dan cepat.
"Kami mohon kiranya bapak-bapak, ibu-ibu, tolong bantu kami untuk mempercepat pengecekan. Supaya rekan-rekan semua bisa melanjutkan kembali kegiatan," ucap petugas di lokasi.
"Rekan-rekan Bareskrim dan BNN silakan lakukan pengecekan, baik orang maupun barang, atau ruangan. Semoga kita semua diberikan keselamatan," lanjut petugas mengarahkan jajarannya.
Petugas mengimbau para pengunjung untuk tetap tenang dan bertahan di meja masing-masing. Puluhan personel kemudian bergerak menggeledah meja, kursi, hingga ruang karaoke. Petugas memisahkan kelompok pengunjung pria dan wanita, di mana petugas wanita memeriksa pengunjung wanita dan petugas pria memeriksa pengunjung pria.
Selanjutnya, penggerebekan bergeser ke kawasan PIK 2 Kosambi, Tangerang, pada Minggu (18/10/2026) pukul 02.40 WIB. Petugas mengumumkan pelaksanaan penertiban tersebut melalui alat pengeras suara.
"Permisi, mohon maaf mengganggu. Kami dari Bareskrim Polri dan BNN sedang penertiban narkotika. Kami akan melakukan pemeriksaan badan, barang-barang serta ruangan ini," petugas mengumumkan lewat pengeras suara.
Dalam penggerebekan di lokasi PIK 2 tersebut, petugas menemukan sejumlah orang yang menguasai *cartridge pods*, termasuk tiga warga negara asing (WNA) asal Tiongkok dan dua wanita warga negara Indonesia (WNI).
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
