Situasi Ekonomi Tak Menentu, Asuransi Jiwa Justru Catat Kinerja Positif

Novi
Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia melaporkan perkembangan industri asuransi jiwa yang tumbuh pada kuartal I 2026. (Foto: Istimewa)

Pengelolaan Investasi yang Prudent Dukung Ketahanan Industri

Ketua Bidang Kerjasama Antar Lembaga, Regulator, Stakeholder Dalam Negeri & Internasional AAJI, Handojo G. Kusuma, menjelaskan bahwa industri asuransi jiwa tetap menjaga ketahanan keuangan melalui pengelolaan investasi yang prudent dan terdiversifikasi.

“Total aset industri asuransi jiwa pada kuartal pertama 2026 meningkat 5,8% menjadi Rp652,89 triliun. Sementara total investasi tumbuh 5,7% menjadi Rp571,70 triliun. Peningkatan aset dan investasi menunjukkan bahwa secara fundamental industri tetap memiliki fondasi keuangan yang solid dalam menjalankan kewajibannya kepada pemegang polis. Karakteristik investasi industri asuransi jiwa yang berorientasi jangka panjang menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas dan kemampuan perusahaan memenuhi kewajibannya kepada pemegang polis,” ujar Handojo.

Diversifikasi investasi industri tercermin dari penempatan portofolio pada berbagai instrumen investasi, dengan Surat Berharga Negara dan saham yang tetap menjadi instrumen utama. Industri juga terus menjaga keseimbangan antara optimalisasi hasil investasi dan pengelolaan risiko jangka panjang di tengah dinamika pasar.

Industri Perkuat Transformasi dan Keberlanjutan

Sepanjang 2026, AAJI bersama pelaku industri terus mendorong berbagai inisiatif strategis untuk memperkuat keberlanjutan industri asuransi jiwa. Salah satunya melalui penguatan kualitas sumber daya manusia melalui AAJI Industry University, pelatihan human capital, serta forum diskusi bagi fungsi strategis seperti Chief Risk Officer (CRO), aktuaris, dan fungsi pelindungan konsumen.

Di sisi tenaga pemasar, AAJI juga terus mendorong peningkatan profesionalisme melalui sertifikasi tenaga pemasar oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) AAJI. Selain itu, terus meningkatkan kualitas rekruitmen agen asuransi. Di tahun ini, AAJI kembali akan menyelenggarakan Top Agent & Distribution Excellence Awards (TADEA) 2026 sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi tenaga pemasar dan seluruh kanal distribusi terhadap pertumbuhan industri asuransi jiwa.

Sementara itu, industri juga terus memperkuat kesiapan menghadapi agenda penguatan permodalan dan implementasi spin off unit usaha syariah melalui koordinasi berkelanjutan bersama regulator dan perusahaan anggota. Di sisi lain, transformasi asuransi kesehatan juga menjadi fokus industri melalui implementasi POJK Nomor 36 Tahun 2025, sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem asuransi kesehatan yang lebih transparan, sehat, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

“Berbagai langkah ini merupakan bagian dari upaya industri untuk terus memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan perlindungan asuransi jiwa tetap relevan dan berkelanjutan di masa depan,” tutup Albertus.

Editor : M Mahfud

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network