JAKARTA, iNews Depok.id – Gawat, inflasi tahunan naik 3,08 persen pada Mei 2026 dibandingkan Mei 2025 akibat melambungnya harga seluruh kelompok pengeluaran.
Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini, Selasa (28/6/2026) merilis update sejumlah data ekonomi Indonesia termasuk angka inflasi.
Kenaikan angka inflasi 3,08 persen, tergambar dari Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan Mei 2026 sebesar 111,40. Sedangkan pada Mei 2025 sebesar 108,07.
Kenaikan inflasi 3,08 persen didorong langsung kenaikan harga seluruh kelompok pengeluaran.
Kenaikan harga di kelompok makanan, minuman dan tembakau menjadi salah satu penyebab utama yakni naik 4,94 persen.
Berikut rinciannya:
- Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 10,35 persen.
- Kelompok makanan, minuman dan tembakau menjadi penyebab utama yakni naik 4,94 persen.
- Kelompok transportasi sebesar 2,30 persen
- Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,24 persen;
- Kelompok kesehatan sebesar 1,70 persen
- Kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,30 persen
- Kelompok pendidikan sebesar 1,15 persen
- Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,00 persen
- Kelompok peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,98 persen
- Kelompok perlengkapan; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,97 persen
- Kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,84 persen
Jika dibandingkan bulan sebelumnya, inflasi bulan Mei 2026 juga mengalamai kenaikan yakni 0,28 persen dibandingkan bulan April 2026.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
