Para bule, tutur H Doni, tentu keberatan jika harus datang ke peternakan yang lokasinya jauh. Maka ia pun menyulap showroom mobil mewahnya menjadi tempat hewan kurban.
”Dari bandara, Depok itu dekat. Mereka datang ke sini, apalagi shoowroom mobil mewah sudah cukup mereka kenal,” ceplos H Doni.
Setidaknya sebanyak 300-an sapi berbagai jenis ditempatkan di Mall Hewan Kurban H Doni di Depok. Sedangkan ribuan sapi lainnya di tempatkan di 4 lokasi lain di luar Depok.
Selain para bule, pembeli sapi untuk kurban juga banyak orang Indonesia. “Kita sediakan aneka jenis sapi mulai ukuran kecil hingga yang besar,” terangnya seraya menyebut sudah ribuan sapi terjual tahun ini sebagai hewan kurban.
Terkait keberadaan staf penjualan para gadis cantik, H Doni menyatakan mereka adalah mahasiswi yang kuliah di sekitar Depok.
Ia terinspirasi di Eropa, para wanita tidak malu menggiring sapi. Apalagi banyak mahasiswi dibiayai orang tuanya dari hasil ternak sapi di daerahnya masing-masing.
”Ini sekaligus sebagai edukasi, untuk jangan malu dengan hewan ternak. Nah, di sini juga tak ada lalat, ini karena ada gadis-gadis cantik yang wangi,” kelakar H Doni.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
