Bagi Alia, inisiatif yang ia jalankan melampaui sekadar pelatihan teknis; ini adalah sebuah gerakan. Dengan memadukan ketajaman strategi dan kepedulian sosial, ia memposisikan kemampuan bercerita (storytelling) sebagai alat perubahan sosial yang kuat.
"Visi kami jelas: saat seseorang mampu mengartikulasikan gagasannya dengan percaya diri, mereka tidak hanya memberdayakan diri sendiri, tetapi juga memperkokoh komunitas di sekitarnya," pungkasnya.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
