
JAKARTA, iNews Depok.id - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menggelar aksi tanggung jawab sosial lingkungan (Corporate Social Responsibility/CSR) dengan menyumbangkan buku untuk mendorong minat baca dan minat belajar anak-anak pemulung yang kurang beruntung.
Direktur Mirae Asset Tomi Taufan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada Saung Kampung Berdaya Muhsinin yang menjadi rumah kedua bagi anak-anak yang bernaung di Saung Kampung Berdaya Muhsinin, Joglo, Jakarta Barat.
“Saung ini adalah wujud nyata kepedulian sosial dan kemanusiaan yang sangat menginspirasi kami semua di Mirae Asset, dan CSR ini adalah wujud kepedulian kami agar adik-adik di sini semakin semangat belajar dan meraih masa depan yang lebih cerah,” ujar Tomi dalam acara CSR tersebut, Sabtu, 22 Maret 2025.
Selain penyerahan sumbangan buku pelajaran Agama Islam serta penunjang kegiatan belajar seperti papan tulis dan peralatan menulis, dalam kegiatan CSR Iftar Saung Kampung Berdaya itu turut dilakukan lomba hafalan doa dan ayat Al-Quran, lomba mewarnai, dan buka puasa bersama.

Direktur Tomi Taufan (kiri) dan Head of Marketing Leo Nara Wirendra (kanan). Foto: Ist
Saung Kampung Berdaya Muhsinin adalah sekolah informal yang terletak di tengah pemukiman pemulung dan didirikan oleh Yayasan Al-Muhsinin Alfa Indah, yang berlokasi di Kompleks Perumahan Taman Alfa Indah Joglo, Kembangan, Jakarta Barat. Sekolah itu menjadi tempat anak-anak yang bernaung untuk mendapatkan pendidikan agama serta pengetahuan umum yang lebih baik lagi.
Sekolah tersebut juga memfasilitasi anak-anak dari keluarga tidak mampu, pengamen, dan anak-anak jalanan yang berjumlah sekitar 65 anak dari beberapa kelas yang waktu belajarnya berbeda-beda.
Tomi mengatakan, kegiatan CSR tersebut merupakan upaya kolektif yang menunjukkan komitmen Mirae Asset untuk berperan aktif dalam membangun komunitas yang lebih baik. Dia menuturkan, tujuan Mirae Asset dalam kegiatan itu adalah mendorong kegiatan membaca dan belajar anak-anak marginal karena animo membaca dan belajar di pemukiman kumuh tersebut sangatlah tinggi.
Inisiatif donasi sarana dan prasarana belajar untuk anak-anak tersebut didasari oleh keprihatinan terhadap kondisi Saung Kampung Berdaya Mushinin yang kurang memadai padahal minat anak-anaknya untuk membaca dan untuk belajar sangatlah tinggi. Sekolah tersebut dapat berdiri dengan ditopang tiang bambu dengan alas tikar di atas konblok dan beratapkan fiberglass tanpa dinding.
CEO PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Tae Yong Shim (kanan) dan Ketua bidang Sosial Masjid Al Muhsinin Junaidi Arfan (kiri). Foto: Ist
Aksi sosial itu, tutur Tomi, merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Mirae Asset Sekuritas sebagai perusahaan yang menerapkan nilai-nilai tanggung jawab lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik (environmental, social, and governance/ESG).
Dia mengatakan, aksi CSR tersebut juga menjadi salah satu bentuk kegiatan CSR yang dilakukan Mirae Asset yang secara rutin menggelar CSR, dalam berbagai bidang yaitu sosial, pendidikan, fasilitas kesehatan, keagamaan, dan lingkungan.
Dalam acara CSR tersebut, dari Mirae Asset hadir CEO Tae Yong Shim, CFO Ivonne Kaharu, Head of Marketing Leo Nara Wirendra, dan Capital Market Manager Jeongmin Lee. Turut hadir Ketua bidang Sosial Masjid Al Muhsinin Junaidi Arfan, S.Pd, Penanggung Jawab Kegiatan Pendidikan Kampung Berdaya Sonif, Ketua Pengarah Kampung Berdaya Zuhri, beserta perwakilan warga sekitar.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait