7 Tanda Tubuh Kekurangan Kalium yang Perlu Diwaspadai

Marsaulina Lumbanraja
Ilustrasi Gangguan Tubuh Kekurangan Kalium. Foto: Istimewa

DEPOK, iNews Depok.id - Kalium adalah salah satu mineral penting yang berperan dalam berbagai proses fisiologis di dalam tubuh, seperti fungsi otot, saraf, dan jantung. Kalium juga termasuk dalam kategori elektrolit, yang membantu menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit di dalam sel.

Kekurangan kalium atau hipokalemia adalah kondisi yang terjadi ketika kadar kalium dalam darah terlalu rendah. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kehilangan cairan akibat muntah, diare, keringat berlebihan, atau penggunaan obat-obatan tertentu

Kekurangan kalium dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, yang dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang. Berikut adalah tujuh hal yang dapat terjadi saat tubuh kekurangan kalium:

1. Kelemahan dan Kelelahan 

Kalium membantu mengatur kontraksi otot, yang diperlukan untuk bergerak, berjalan, dan melakukan aktivitas fisik lainnya. Kalium juga membantu mengangkut nutrisi ke sel, yang berfungsi sebagai sumber energi. Jika kadar kalium rendah, otot akan menghasilkan kontraksi yang lebih lemah, dan sel akan kekurangan nutrisi. Hal ini dapat menyebabkan rasa lemah dan lelah, bahkan tanpa melakukan aktivitas yang berat

2. Kram atau Kedutan Otot 

Kalium juga membantu menyampaikan sinyal dari otak ke otot, yang merangsang kontraksi dan relaksasi otot. Jika kadar kalium rendah, sinyal ini akan terganggu, dan otot akan mengalami kontraksi yang tidak terkendali, yang disebut sebagai kram atau kedutan. Kram atau kedutan otot dapat terjadi di berbagai bagian tubuh, seperti kaki, tangan, atau wajah. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa sakit dan ketidaknyamanan

3. Masalah pencernaan 

Kalium juga berperan dalam mengatur kontraksi otot polos, yang terdapat di saluran pencernaan. Otot polos membantu mengaduk dan mendorong makanan melalui saluran pencernaan, sehingga dapat dicerna dan diserap oleh tubuh. Jika kadar kalium rendah, kontraksi otot polos akan melemah, dan pergerakan makanan akan melambat. Hal ini dapat menyebabkan masalah pencernaan, seperti kembung, sembelit, mual, atau muntah

Editor : Mahfud

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network