Weber mencatat bahwa Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) tidak memerlukan bahan baku penting yang penting untuk produksi baterai, seperti kobalt, litium, atau nikel.
BMW iX5 yang dikembangkan diubah pada beberapa bagiannya, seperti desain lantai yang baru untuk menempatkan dua tangki hidrogen. Kedua tangki tersebut ditempatkan di bahwa jok belakang.
BMW juga menyematkan baterai performa tinggi, fuel cell, dan motor elektrik. Untuk diketahui, iX5 Hydrogen Fuel Cell sudah melewati serangkaian tes intensif menuju fase produksi.
Editor : M Mahfud
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Artikel Terkait
BERITA POPULER
+
News Update
