Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Wow! Tak Sekadar Edukasi, IdeaFest 2026 Praktik Langsung Kreasi Pengelolaan Sampah
Advertisement . Scroll to see content

Pameran Krista Interfood 2026: Ajang UMKM Temukan Inspirasi Kembangkan Usaha dan Kolaborasi

Kamis, 05 November 2026 | 17:10 WIB
  • author Novi
Pameran Krista Interfood 2026: Ajang UMKM Temukan Inspirasi Kembangkan Usaha dan Kolaborasi
Indofood menghadirkan Rumah Indofood dalam ajang pameran internasional Krista Interfood 2026 yang berlangsung 4–7 November 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2. Foto: Ist

JAKARTA, iNews Depok.id – Tantangan utama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor makanan dan minuman tidak hanya terletak pada cita rasa, tetapi juga efisiensi operasional dan fleksibilitas rantai pasok. 

Menjawab kebutuhan tersebut, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) kembali menghadirkan Rumah Indofood dalam ajang pameran internasional Krista Interfood 2026.

Pameran berkala yang menjadi rujukan tren kuliner nasional ini diselenggarakan pada 4–7 November 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2. 

Melalui pendekatan Total Food Solutions, kehadiran area interaktif ini berfungsi sebagai laboratorium ide sekaligus pusat konsultasi teknis bagi pengusaha kuliner lintas skala—mulai dari kedai rumahan, pengelola bakery, katering, restoran, hingga sektor perhotelan.

Head of Consumer Engagement Marketing Indofood, Fierman Authar, menjelaskan bahwa konsep terpadu ini dihadirkan untuk menyederhanakan pemetaan kebutuhan bisnis yang kerap menjadi kendala teknis para pengusaha F&B.

“Melalui tema Semua Ada di Rumah Indofood, kami ingin memudahkan pelaku usaha F&B menemukan berbagai kebutuhan bisnis mereka dalam satu tempat,” ujar Fierman.

Ia menekankan pentingnya ruang perjumpaan fisik bagi para pelaku usaha untuk bertukar gagasan, menguji formulasi bahan baku, serta membangun skema kemitraan secara langsung.

“Kami juga berharap Rumah Indofood menjadi ruang berbagi bagi komunitas memasak dan pegiat kuliner, agar ide dan pengalaman yang dipertemukan di sini dapat membuka peluang pengembangan usaha dan kolaborasi,” tambahnya. 

Bahan Baku dan Efisiensi Operasional

Dalam produksi kuliner komersial, ketepatan pemilihan bahan baku menentukan konsistensi kualitas produk dan perhitungan ekonomis.

Pada pameran Krista Interfood 2026, Indofood memaparkan pemetaan fungsi spesifik dari berbagai portofolio produknya untuk membantu pelaku usaha menentukan varian bahan baku yang paling efisien antara lain:

Edukasi Karakteristik Tepung dan Pasta

Pelaku usaha diajak memahami profil protein pada tepung terigu—seperti Cakra Kembar untuk tekstur kenyal dan mengembang tinggi, Segitiga Biru untuk fleksibilitas adonan umum, Kunci Biru untuk renyahnya kue kering, serta Lencana Merah untuk gorengan Krispi. Selain itu, lini pasta seperti La Fonte dan Sedani diperkenalkan sebagai opsi efisiensi karbohidrat siap olah untuk menu internasional.

Aplikasi Lemak Industri dan Minyak: Penggunaan varian margarin dan shortening Palmia dipaparkan berdasarkan titik leleh dan aroma untuk pembuatan roti padat, sementara penggunaan minyak goreng Bimoli dan Happy Soya Oil difokuskan pada kestabilan suhu penggorengan skala besar.

Peningkatan Nilai Tambah dan Konsistensi Rasa

Penyesuaian formulasi hidangan dilakukan memanfaatkan produk olahan susu dan turunan lemak mentega seperti Indomilk, Indomilk Full Cream Milk Powder, Australian Butter Unsalted, Orchid Butter Salted, dan KKM Tiga Sapi, hingga bahan penyedap terstandar seperti Bumbu Racik, Sambal Indofood, Kecap Indofood, Mie Telur Cap Tiga Ayam, dan Indofood Ice Cream.

Pendekatan edukatif ini mempermudah pegiat F&B dalam menekan kerugian akibat trial-and-error resep, sekaligus menjaga kestabilan rasa saat kapasitas produksi ditingkatkan.

Transfer Pengetahuan Melalui Demo Masak dan Konsultasi Teknis

Guna memberikan gambaran nyata atas aplikasi produk di lapangan, Rumah Indofood merancang stan pameran berkonsep ruang terbuka yang ramah interaksi. Area pameran dibagi menjadi beberapa zona fungsional, yaitu Live Kitchen, Product Showcase Area, Live Shopping Area, dan Information Lounge. 

Sesi berbagi ilmu di area Live Kitchen menghadirkan deretan chef profesional dan praktisi kuliner kenamaan, antara lain Jerry Andrean, Yuda Bustara, Jenny Hendrawati, Vindex Tengker, Marceline Carlos, Karen Carlotta, Norman Ismail, Carla Yules, Archie Prameswara, Lulu Andini, Steby Rafael, hingga Andrew Karmajana. 

Para praktisi ini membagikan teknik pengolahan, efisiensi waktu memasak, serta diferensiasi penyajian menu agar memiliki nilai jual lebih di mata konsumen.

Pengunjung tidak hanya menyaksikan demonstrasi visual, tetapi juga dapat berkonsultasi langsung dengan tim teknis Indofood terkait substitusi bahan, penyesuaian resep komersial, hingga peluang integrasi rantai pasok. 

Seluruh rangkaian interaksi ini dilengkapi dengan live shopping dan sesi permainan interaktif sebagai sarana edukasi produk secara menyenangkan.

Melalui ruang perjumpaan ini, Indofood menegaskan perannya bukan sekadar sebagai produsen bahan mentah, melainkan mitra tumbuh bagi ekosistem F&B di Indonesia.

“Mempertemukan produk berkualitas, inspirasi kuliner, dan konsultasi dalam satu pengalaman, kami ingin terus hadir menjadi mitra bagi pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya. Ini adalah komitmen Indofood untuk terus tumbuh bersama industri F&B di Indonesia,” tutup Fierman Authar.

Editor: M Mahfud

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut