Lestarikan Tari Prajuritan, Tim PPK Ormawa BEM FEB Undip Gandeng Disdikbudpora
SEMARANG, iNews Depok.id– Lestarikan Tari Prajuritan yang nyaris punah, Tim PPK Ormawa BEM FEB Universitas Diponegoro (Undip) menggandeng Disdikbudpora Kabupaten Semarang melatih 25 remaja putri Desa Bejaten, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang.
Pamong Budaya Disdikbudpora Kabupaten Semarang, Eka Putri Ananda menyatakan inisiatif edukatif ini dikemas melalui program Pojok Literasi Mentari Cendekia bertema Tari Tradisional.
"Inisiatif ini diikuti 25 anak perempuan Desa Bejaten. Mereka antusias berlatih Tari Prajuritan," kata Eka Putri Ananda seperti dalam keterangan tertulis dikutip Kamis (3/9/2026).
Pojok Literasi merupakan bagian dari pilar pendidikan Program MENITI (Mentari Cendekia, Nawasena Tani, Titian Wirausaha) yang dirancang mahasiswa Undip bersama warga Bejaten.
Sesi edukasi dimulai dengan pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta mengenai tari tradisional. Setelah penyampaian materi teoretis tentang nilai historis dan pentingnya melestarikan seni daerah, para peserta diajak langsung mempraktikkan gerakan dasar Tari Prajuritan.
Penanggung Jawab Pojok Literasi Mentari Cendekia, Karen Putri Olivia Pakpahan, mengapresiasi gigihnya semangat anak-anak selama sesi latihan gerakan yang bertempo cukup dinamis tersebut.
"Bangga banget melihat anak-anak tetap semangat mengikuti setiap gerakan Tari Prajuritan. Memang di awal mereka sempat kesulitan menyamakan gerakan dengan tempo lagu, tapi itu tidak membuat mereka menyerah. Mereka terus mencoba sampai akhirnya bisa mempraktikkannya bersama-sama," ungkap Karen.
Berdasarkan hasil evaluasi pasca-kegiatan, terjadi peningkatan pemahaman peserta yang signifikan. Anak-anak tidak hanya makin memahami keberagaman tari tradisional, tetapi juga belajar nilai kerja sama, rasa saling menghargai, serta pentingnya menjaga warisan budaya lokal.
Aksi nyata mahasiswa Undip ini mendapat respons positif dari pihak dinas. Ketua Tim Kerja Kesenian dan Nilai Budaya Disdikbudpora Kabupaten Semarang, Setio Widodo, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi aktif mahasiswa dalam pendidikan informal masyarakat.
"Terima kasih kepada PPK Ormawa BEM FEB Undip yang telah bermitra. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat. Saya melihat peran teman-teman mahasiswa sangat baik, semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut," tutur Setio.
Melalui sinergi ini, Tim PPK Ormawa BEM FEB Undip berharap Pojok Literasi Mentari Cendekia terus menjadi wadah belajar yang menyenangkan, melatih keberanian anak-anak untuk berinteraksi, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya Nusantara.
Editor : M Mahfud