get app
inews
Aa Text
Read Next : Tekan Angka Tunggakan, Iuran Peserta BPJS Kesehatan Depok Kini Bisa Dicicil

dr Elda Putri Rahardini Lulusan Cumlaude UGM dan Doktoral Jepang, Hina Pasien BPJS Berujung Wafat

Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:00 WIB
header img
Sosok dr Elda Putri Rahardini tengah menjadi sorotan tajam publik. Hal ini terjadi setelah komentar sinis yang dilontarkan kepada seorang pasien BPJS Kesehatan. Foto: Medsos

JAKARTA, iNewsDepok.id - Sosok dr Elda Putri Rahardini tengah menjadi sorotan tajam publik. Hal ini terjadi setelah komentar sinis yang ia lontarkan kepada seorang pasien BPJS Kesehatan, almarhum Yurizal Tri Chaerawan, viral di media sosial hingga memicu kecaman luas dari warganet.

Komentar tersebut dinilai sangat tidak mencerminkan empati seorang tenaga medis, terlebih setelah kabar duka mengenai meninggalnya Yurizal menyebar. Kendati memicu kontroversi hebat, dr. Elda sebenarnya memiliki latar belakang pendidikan dan rekam jejak akademik yang terbilang sangat mentereng.

Rekam Jejak Pendidikan dan Karier dr. Elda Putri Rahardini

Berdasarkan profil profesional yang tersedia untuk publik, dr. Elda merupakan alumnus Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia menyelesaikan pendidikan Doctor of Medicine (M.D.) di kampus ternama tersebut dengan predikat cum laude.

Tak berhenti di situ, dr. Elda kemudian melanjutkan jenjang studi doktoralnya (Ph.D.) ke luar negeri, yakni di Kobe University, Jepang, dengan mengambil spesialisasi Cardiovascular Science (ilmu kardiovaskular).

Pendidikan tinggi di Jepang tersebut ia tempuh melalui jalur beasiswa bergengsi. dr. Elda tercatat sebagai penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sekaligus penerima beasiswa Monbukagakusho (MEXT) dari Pemerintah Jepang.

Selain itu, dalam laman LinkedIn miliknya, ia juga pernah mencantumkan pengalaman sebagai PGY1 Internal Medicine Resident atau residen tahun pertama di bidang penyakit dalam.

Awal Mulai Polemik dan Hinaan di Threads

Nama dr. Elda mendadak ramai diperbincangkan setelah akun Threads yang terafiliasi dengannya merespons unggahan Yurizal Tri Chaerawan. Saat itu, Yurizal mengeluhkan sistem pelayanan rumah sakit karena harus menunggu hingga delapan jam untuk mendapatkan kamar rawat inap menggunakan BPJS Kesehatan.

Merespons keluhan tersebut, akun dr. Elda menyematkan komentar pedas:

"PP-nya kaya orang have tetapi aslinya haven't kah? Haven't some brain cells."

Sontak, kalimat tersebut memicu gelombang kritik dari warganet karena dinilai merendahkan martabat pasien. Amarah publik kian memuncak setelah Yurizal dikabarkan meninggal dunia pada 31 Juli 2026. Kasus ini pun langsung bergulir menjadi diskusi nasional mengenai etika profesi kedokteran dan batasan bertutur kata bagi tenaga kesehatan di media sosial.

Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka

Di tengah derasnya hujatan dan kritik masyarakat, dr. Elda akhirnya menyampaikan permohonan maaf terbuka melalui surat pernyataan resmi yang beredar pada Selasa (4/8/2026). Dalam surat tersebut, ia mengakui secara penuh bahwa tindakannya sangat keliru dan jauh dari standar etika kedokteran.

"Saya mengakui sepenuhnya bahwa komentar yang saya tuliskan melalui akun media sosial saya beberapa waktu lalu sangatlah tidak pantas, tidak etis, dan menunjukkan ketiadaan empati," tulis dr. Elda dalam permohonan maafnya.

Ia menyampaikan duka cita mendalam serta permohonan maaf yang tulus kepada keluarga almarhum Yurizal, kerabat yang ditinggalkan, serta masyarakat luas. dr. Elda menyadari bahwa sebagai dokter, ia seharusnya memegang teguh prinsip kemanusiaan, kasih sayang, dan rasa empati baik dalam tindakan maupun perkataan.

"Saya sangat menyesali bahwa tindakan saya sama sekali tidak mencerminkan sumpah profesi kedokteran maupun etika dan moral yang seharusnya saya junjung tinggi," lanjutnya.

Mengakhiri pernyataannya, dr. Elda menegaskan siap menerima segala bentuk kritik, evaluasi, maupun konsekuensi atas perbuatannya, serta berjanji menjadikan peristiwa ini sebagai iktibar berat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial di masa depan.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut