Belum Ada Gate di Parkir Pasar Cisalak, Pengelola Jamin Tak Ada Kebocoran Retribusi ke Pemkot Depok
DEPOK, iNews Depok.id - Parkir di Gedung Pasar Cisalak Depok belum dilengkapi gate otomatis. Pihak pengelola menjamin tak ada kebocoran setoran retribusi ke Pemkot Depok.
Jaminan tersebut disampaikan Koordinator Parkir PT Rapik Karya Mandiri (RKM), Muhammad Yusuf dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (26/6/2026).
"Kami memastikan tidak ada praktik permainan dalam sistem pengelolaan parkir, meski saat ini belum terpasang palang gate otomatis," kata Yusuf.
Ia menyebut ada pertanyaan yang dialamatkan ke pihaknya mengenai transparansi setoran parkir dan retribusi yang menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Depok.
“Meski belum ada gate, kami jamin tidak ada kebocoran atau permainan. Semua petugas menggunakan karcis resmi, ada laporan harian, dan disetor langsung ke kas perusahaan. Kami siap diaudit kapan saja,” tegas Yusuf.
Yusuf mengakui sistem parkir masih manual menggunakan karcis bernomor seri. Namun setiap transaksi wajib tercatat dan petugas wajib menyetorkan uang sesuai jumlah karcis yang keluar.
“Kami memiliki SOP yang cukup ketat. Kendaraan masuk diberikan karcis. Kami juga ada koordinator lapangan yang melakukan pengecekan secara langsung. Jadi potensi uang hilang kami minimalisasi,” ujar Yusuf.
Yusuf mengungkapkan pemasangan gate otomatis sudah masuk program kerja PT RKM pada 2024. Namun rencana belum terealisasi karena belum mendapat persetujuan warga.
"Sebagai pengelola parkir, tentunya kami ingin menggunakan gate otomatis, tapi karena warga tidak setuju dengan alasan akses yang akan dipasang gate merupakan jalan atau fasilitas umum, akhirnya kami menjalankan operasional parkir secara manual," jelasnya.
Ia menegaskan komitmen menjaga akuntabilitas lewat laporan harian yang bisa dicek intansi terkait.
“Prinsip kami parkir itu pelayanan. Jadi harus jujur, rapi, dan nyaman untuk pengunjung pasar. Selain itu, retribusi kepada Pemerintah Kota Depok juga tetap maksimal. Karena retribusi ini sangat berguna untuk pembangunan di berbagai sektor,” pungkas Yusuf.
Editor : M Mahfud