Awas! Hantavirus Mulai Makan Korban, 3 Orang Tewas di Kapal Pesiar
CAPE TOWN, iNews Depok.id - Hantavirus yang disebarkan melalui kotoran hewan pengerat memakan korban jiwa. Terbaru, 3 orang dinyatakan tewas akibat ulah Hantavirus. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut 3 orang tewas akibat terpapar Hantavirus di sebuah kapal pesiar yang mengarungi Samudera Atlantik. Sementara 3 lainnya terkapar tengah menjalani perawatan di rumah sakit di Afrika Selatan.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan Afsel Foster Mohale mengatakan salah satu korban tewas adalah pria lanjut usia. Dia meninggal di kapal tersebut. Istrinya yang ikut tertular tengah diselamatkan melalui perawatan di rumah sakit.
Namun tak disebutkan 2 korban tewas lainnya. Otoritas kesehatan merahasiakan korban untuk mencegah kepanikan lebih luas.
Hantavirus mulai mencuat pada tahun 2025, setelah istri aktor Hollywood Gene Hackman, Betsy Arakawa, meninggal karena infeksi virus ini di New Mexico. Hackman meninggal seminggu kemudian di rumah mereka.
WHO tidak menyebutkan nama kapal pesiar tersebut, namun media Afrika Selatan mengungkap wabah terjadi di MV Hondius, saat berlayar dari Argentina menuju Cape Verde, pulau di lepas pantai Afrika Barat.
Situs web pelacakan pelayaran MarineTraffic menyebut kapal itu berbendera Belanda. Hasil pelacakan menunjukkan, kapal tersebut berlabuh di Praia, ibu kota Cape Verde, pada Minggu (3/5/2026) malam.
Badan PBB itu masih menyelidiki penyebaran hantavirus dan menemukan satu orang yang terpapar virus. Dia kini berada di ICU sebuah rumah sakit di Afrika Selatan.
WHO juga bekerja sama dengan pihak berwenang Afsel untuk mengevakuasi dua penumpang lain yang mengalami gejala paparan hantavirus.
"Penyelidikan terperinci sedang berlangsung, termasuk pengujian laboratorium lebih lanjut, dan penyelidikan epidemiologi,” bunyi pernyataan WHO, seperti dikutip dari Associated Press (AP), Senin (4/5/2026).
Selain itu petugas juga memberikan perawatan dan bantuan medis kepada penumpang serta kru di kapal.
"Pengurutan virus juga sedang berlangsung," demikian isi pernyataan.
Infeksi hantavirus biasanya terkait dengan paparan tinja atau urine hewan pengerat yang terinfeksi. Virus ini bisa menyebar antar-manusia serta memicu penyakit pernapasan yang parah.
Tidak ada pengobatan atau penyembuhan khusus bagi orang yang terinfeksi, namun penanganan medis sejak dini bisa meningkatkan peluang bertahan hidup.
Editor : M Mahfud