get app
inews
Aa Text
Read Next : Israel Hentikan Serangan di Gaza, Bebaskan Sandera Hamas

Presiden Korsel Lee Jae Myung Unggah Video Tentara Israel Lempar Bocah Palestina dari Atap

Jum'at, 10 April 2026 | 13:43 WIB
header img
Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung. Foto: X

SEOUL, iNewsDepok.id – Dunia maya dan kancah diplomasi internasional mendadak gempar setelah Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, mengunggah sebuah video kontroversial di akun media sosial X miliknya.

Video tersebut merekam aksi brutal yang diduga dilakukan oleh pasukan Israel (IDF) terhadap seorang bocah Palestina.

Video yang awalnya diunggah oleh akun bernama Jvnior itu memperlihatkan detik-detik tentara Israel menyiksa seorang anak kecil di atas sebuah gedung tinggi, sebelum akhirnya melempar tubuh bocah tersebut ke bawah. Unggahan aslinya menyertakan sindiran tajam terhadap klaim Israel yang menyebut pasukan mereka sebagai "tentara paling bermoral di dunia".

Presiden Lee Jae Myung tidak tinggal diam melihat tayangan tersebut. Ia mendesak agar segera dilakukan verifikasi terhadap keaslian rekaman itu. Ia juga menegaskan bahwa otoritas Israel harus bertanggung jawab penuh jika video tersebut terbukti benar.

Pernyataan Berani Lee Jae Myung

Dalam unggahannya, Presiden Lee melontarkan kritik pedas dengan membandingkan kekejaman tersebut dengan sejarah kelam kemanusiaan lainnya.

“Pembunuhan di masa perang tidak ada bedanya dengan isu-isu yang selama ini kita permasalahkan, seperti perbudakan paksa terhadap wanita penghibur (Jugun Ianfu) maupun pembantaian orang Yahudi (Holocaust),” tulis Lee dalam postingannya.

Pernyataan ini dianggap sangat berani karena Lee secara langsung menyejajarkan dugaan kekejaman Israel saat ini dengan tragedi besar masa lalu yang sangat sensitif.

Reaksi Pro dan Kontra

Unggahan sang Presiden langsung memicu gelombang reaksi dari netizen global. Banyak yang mendukung sikap tegas Lee dan mendesak tindakan nyata terhadap pasukan Israel. Pemilik akun Jvnior bahkan membalas unggahan tersebut dengan pesan haru, berterima kasih atas perhatian Lee sebagai sesama manusia yang peduli pada penderitaan rakyat Palestina.

Namun, langkah Lee ini tidak lepas dari kritik tajam. Sebagian pihak menuding Presiden Korea Selatan tersebut melakukan tindakan anti-Semit karena menyerang institusi militer Israel secara terbuka di media sosial.

Hingga kini, publik internasional masih menanti hasil investigasi mengenai keaslian video tersebut, sementara tekanan terhadap pemerintah Israel untuk memberikan klarifikasi semakin meningkat.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut