Tatapan Kosong dan Luka Mendalam Reza Arap di Peristirahatan Terakhir Lula Lahfah di TPU Rawa Terate
Di tengah kerumunan yang larut dalam kesedihan, sosok Reza Arap tampak mematung dengan tatapan yang kosong namun penuh luka. Sejak jenazah sang kekasih diturunkan dari ambulans, ia seakan tak sanggup beranjak, hanya bisa menatap dari kejauhan dengan mata yang terus membasah.
Kehadiran para sahabat yang terus menguatkan pundaknya menjadi satu-satunya sandaran bagi Reza yang terlihat begitu kehilangan separuh jiwanya.
Seluruh rangkaian perpisahan ini terasa begitu syahdu. Mulai dari saat-saat terakhir di Rumah Duka RSPAD Gatot Subroto hingga jenazah disalatkan dengan khusyuk di Masjid Asysyifa sebelum akhirnya diantar ke peristirahatan terakhir.
Prosesi pun selesai sekitar pukul 12.30 WIB, menyisakan gundukan tanah merah yang dipenuhi bunga dan doa-doa yang melangit, mengiringi kepergian seorang sahabat, kekasih, dan putri tercinta menuju keabadian.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta