get app
inews
Aa Text
Read Next : UI Peringkat Pertama Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia dan Peringkat Ke-237 di Dunia

Seni Komunikasi dan Ruang Bertumbuh, Yuk Lihat Jejak Langkah Alika Academy dan Bestie Till Jannah

Senin, 19 Januari 2026 | 17:04 WIB
header img
Alia Karenina melalui Alika Academy dan Bestie Till Jannah (BTJ) hadir untuk membawa misi pemberdayaan perempuan melalui edukasi dan dukungan emosional. Foto: Ist

JAKARTA, iNewsDepok.id – Di tengah arus informasi yang kian deras, kemampuan berkomunikasi secara efektif serta keberadaan komunitas yang suportif kini menjadi kebutuhan krusial.

Menjawab tantangan tersebut, Alia Karenina melalui Alika Academy dan Bestie Till Jannah (BTJ) hadir untuk membawa misi pemberdayaan perempuan melalui edukasi dan dukungan emosional.

"Bagi kami, komunikasi bukan sekadar menyampaikan pesan, melainkan tentang bagaimana menciptakan perubahan nyata dalam kehidupan individu dan komunitas," ujar Alia Karenina di Jakarta pada Senin 19 Januari 2026.

Uniknya, landasan pemikiran strategis yang diterapkan Alia berakar dari latar belakang pendidikannya di Teknik Planologi (Tata Wilayah dan Kota) ITB. Keahlian dalam perencanaan dan perancangan sistem yang ia dalami selama masa kuliah (2001–2005) kini ia transformasikan ke dalam dunia komunikasi.

Sebagai seorang arsitek narasi, Alia mahir memetakan audiens dan merancang pesan yang terstruktur. Melalui Alika Communication, ia membantu berbagai sektor untuk menyampaikan pesan dengan dampak yang maksimal, membuktikan bahwa komunikasi yang terencana adalah fondasi kesuksesan setiap inisiatif.

Komitmen Alia terhadap pemberdayaan semakin nyata melalui kolaborasi aktif. Belum lama ini, Alika Academy sukses menggelar pelatihan public speaking bersama IdeIdeKoe. Program ini dirancang khusus untuk membantu peserta menemukan suara personal yang jujur dan percaya diri.

Selain pelatihan teknis, Alia juga menginisiasi platform Bestie Till Jannah. Ruang komunitas ini menjadi wadah bagi perempuan untuk saling berbagi inspirasi, edukasi, dan penguatan emosional.

"Fokus kami adalah membangun ekosistem kolaborasi yang kuat. Kami ingin memastikan setiap peserta tidak hanya menjadi pembicara yang lebih baik, tetapi juga pribadi yang lebih lugas dan mengenali potensi dirinya," tambah Alia.

Bagi Alia, inisiatif yang ia jalankan melampaui sekadar pelatihan teknis; ini adalah sebuah gerakan. Dengan memadukan ketajaman strategi dan kepedulian sosial, ia memposisikan kemampuan bercerita (storytelling) sebagai alat perubahan sosial yang kuat.

"Visi kami jelas: saat seseorang mampu mengartikulasikan gagasannya dengan percaya diri, mereka tidak hanya memberdayakan diri sendiri, tetapi juga memperkokoh komunitas di sekitarnya," pungkasnya.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut